Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Hakim PN

Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Polda Sumut bersama Polrestabes Medan melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan Jamaluddin Hakim Pengadilan Negeri Medan, Senin (13/1).

Dalam gelar rekonstruksi itu, penyidik menghadirkan ke tiga pelaku Zuraida Hanum, Jepri Pratama, dan Reza Fahlepi. Hal itu dilakukan untuk melengkapi berkas perkara para pelaku untuk secepatnya disidangkan.

Dir Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, mengatakan rekonstruksi yang dilakukan masih tahap pertama untuk mengetahui proses perencanaan pembunuhan terhadap korban Jamaluddin.

“Masih tahap I. Kita ingin mengetahui proses perencanaan pembunuhan,” katanya didampingi Kabid Humas Polrestabes Medan Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak.

Selama rekonstruski, Andi Rian menyebutkan ada 5 lokasi perencanaan dengan 15 adegan reka ulang kejadian pembunuhan tersebut.

iklan

“Ada 15 adegan rekonstruksi kasus pembunuhan hakim,” sebutnya.

Diketahui, tersangka Zuraida Hanum selaku stri Hakim PN Medan itu rupanya menjadi otak dari pembunuhan Jamaluddin.

Bahkan, dua orang pria yang ikut membunuh hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin ternyata sudah berada di dalam rumah sebelum korban tiba di kediamannya di Komplek Perumahan Royal Monaco Blok B No 22, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

“Ketiga pelaku sudah ada di rumah sebelum korban pulang dari kantor,” ungkap Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin.

“Lokasi pembunuhan di rumah korban sendiri dan begitu korban sampai di rumah dan berada di dalam kamar, langsung Jefry Pratama menutup wajah korban dengan bantal, Reza Fahlevi menimpa perut korban dan Zuraida Hanum memegang kaki korban,” sambung Martuani.

Iklan