Maucash Sosialisasikan Manfaat ​Fintech Ke Mahasiswa

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – ​Perkembang fintech dan tercatat inklusi keuangan di Sumut di tahun ini sudah mencapai target 75,27 persen dan melebihi target nasional sebesar 75 persen.

Begitu juga dengan literasi keuangan Sumut yang juga sudah mencapai target 39 persen dimana angka tersebut sudah di atas rata rata nasional.

Namun edukasi terkait industri keuangan finansial teknologi atau disebut fintech masih belum megaung secara jelas untuk masyarakat Sumut, hal ini mendorong perusahaan finansial teknologi untuk mengisi gap sumber edukasi dan sosialisasi terkait ​fintech peer to peer lending dengan segala manfaatnya untuk masyarakat Medan.

Untuk mendukung upaya tersebut, DIA ​event organizer bersama PT. Astra Welab Digital Arta (Maucash) perusahaan fintech layanan pinjam meminjam berbasis online mengadakan acara edukasi dan sosialisasi dalam rangka edukasi masyarakat mengenai layanan ​P2P ​lending yang diyakini mampu menjadi alternatif pinjaman dan permodalan untuk akselerasi mahasiswa dan usaha kecil menengah (UKM) Medan dalam menggunakan layanan produk keuangan secara digital.

“Kami sangat berharap adanya kehadiran ​fintech P2P lending mampu meningkatkan pengetahuan terkait layanan keuangan berbasis digital untuk masyarakat Medan,” tutur Digital Marketing Manager Maucash, Evita Soetjoadi pada acara tersebut di Cradle Event & Byang dibawakan dalam tema “Cerdas Menggunakan Fintech”, Rabu (22/1).

iklan

Sosialiasi ini juga turut menghadirkan mahasiswa Universitas Harapan Medan, ​talkshow dengan pakar industri, serta pameran tujuh perusahaan finansial teknologi ​P2P lending.

“Dengan adanya edukasi ini, kami juga berharap masyarakat Medan dapat memahami perbedaan layanan produk P2P lending serta lebih waspada terhadap fintech legal dan non legal untuk pinjaman maupun pendanaan” ucapnya.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 100 mahasiswa Universitas Harapan Medan ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi terkait teknologi dalam finansial sangat dibutuhkan oleh masyarakat Medan.(wol/rls/data2)

Iklan