13 Negara yang Terserang Virus Korona, Ini Daftarnya

ilustrasi. (Chinatopix via AP)
Iklan
agregasi

JAKARTA – Virus korona telah menjangkit 1.300 orang di China dan merenggut 41 nyawa. Penyebaran virus ini telah meluas ke beberapa negara sekitarnya.

Hingga hari ini, Sabtu (25/1/2020), 13 negara telah mengkonfirmasi serangan virus korona. Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan wabah ini belum darurat secara global.

Berikut Okezone rangkum daftar negara yang terserang virus korona:

1. China

China menjadi negara pertama atau pusat penyebaran virus korona, tepatnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Sebanyak 41 orang tewas akibat terjangkit virus ini, sedangkan 1.300 orang dinyatakan terinfeksi.

iklan

Pemerintah membangun rumah sakit yang bisa menampung 1.000 penderita korona di Wuhan. Hal ini dilakukan untuk menampung jumlah korban virus konora yang tiap hari terus bertambah.

Wuhan dan 13 kota lain di Hubei diisolasi dan dikarantina untuk mencegah virus tersebut meluas dan menghentikan operasional transportasi, baik dari ataupun yang menuju Wuhan.

2. Malaysia

Pemerintah Malaysia telah mengonfirmasi tiga kasus infeksi virus korona di negaranya. Menteri Kesehatan Malaysia Dr. Dzulkefly Ahmad mengatakan, ketiga pasien adalah warga China dari Wuhan yang merupakan anggota keluarga seorang pasien terinfeksi virus korona di Singapura.

“Para korban adalah istri pasien berusia 65 tahun di Singapura, dan dua cucu mereka berusia dua dan 11 tahun,” ujarnya dalam konferensi pers khusus di Putrajaya

Para pasien diketahui merupakan bagian dari kelompok 10 orang yang melakukan perjalanan ke Singapura dari Guangzhou pada 20 Januari.

3. Perancis

Negara pertama di Eropa yang terjangkit virus korona adalah Perancis. Menteri Kesehatan Agnes Buzyn mengatakan, ada tiga kasus virus korona yang sudah terdeteksi di negaranya.

Kasus pertama melibatkan seorang pasien rumah sakit di Bordeaux dan dua lainnya di Paris. Korban ketiga merupakan kerabat dari salah satu penderita sebelumnya.

Pasien pertama berusia 48 tahun yang pulang ke Perancis dari Kota Wuhan. Tak lama setelah itu, pihaknya mendapatkan kepastian tentang dua kasus lainnya di Paris.

4. Australia

Baru-baru ini Australia memastikan seorang warga positif terinfeksi virus korona di negara bagian Victoria. Seorang pria berusia 50 tahun positif terinfeksi dan saat ini diisolasi.

Pasien pada sepekan lalu tiba di Melbourne setelah berpergian ke Wuhan. Pemerintah Australia mengatakan bahwa mereka telah melaksanakan prosedur secara ketat dalam menangani kasus tersebut, termasuk mengisolasi pasien.

5. Jepang

Penyebaran virus korona ini telah masuk Jepang. Kementerian Kesehatan Jepang mengonfimasi seorang pria 40 tahun-an yang baru saja mengunjungi Wuhan dirawat setelah 4 hari kembali ke Jepang.

6. Singapura

Kementerian Kesehatan Singapura mengonfirmasi kasus pertama infeksi virus korona. Pasien yang terinfeksi adalah seorang pria China berusia 66 tahun. Pria yang diketahui sebagai warga Wuhan itu tiba di Singapura bersama dengan keluarganya pada 20 Januari 2020, dengan penerbangan China Southern CZ351 dari Guangzhou.

Pasien itu saat ini berada dalam isolasi di Rumah Sakit Umum Singapura dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Dia melaporkan sakit tenggorokan saat dalam penerbangan, sebelum kemudian menderita demam dan batuk pada hari selanjutnya.

7. Korea Selatan

Korea Selatan melaporkan kasus pertamanya pada 20 Januari 2020. Virus tersebut diderita oleh seorang wanita 35 tahun yang terbang dari Wuhan.

Sementara itu kasus kedua pada Jumat 24 Januari 2020. Kementerian kesehatan menyatakan seorang pria Korea Selatan berusia 50-an mulai mengalami gejala saat bekerja di Wuhan pada 10 Januari. Dia menjalani tes kesehatan setelah kepulangannya pada awal pekan ini dan dipastikan terjangkit.

8. Nepal

Nepal juga menjadi negara yang mengonfirmasi kasus virus korona. Menurut Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Nepal pada Jumat (24/1/2020), seorang siswa Nepal pulang ke rumah untuk liburan tahun baru Imlek dari sekolahnya di Wuhan. Ia dinyatakan positif terjangkit virus korona seusai dilakukan tes.

Pada 9 Januari 2020, pelajar berusia 30-an tersebut tiba di Nepal. Dia kemudian pergi ke Rumah Sakit Penyakit Menular Tropis dan Infeksi Sukaraj di Khatmandu. Ia pergi ke rumah sakit setelah mengalami demam selama empat hari dan mengalami masalah pernafasan.

9. Amerika Serikat

Salah satu warga negara AS positif tertular virus korona. Ia adalah seorang perempuan berusia 60 tahun dan saat ini dirawat di rumah sakit di Chicago.

Diakuinya, beberapa waktu lalu ia dan keluarganya sempat pergi berlibur ke Wuhan, di mana tempat itu awal mula terjangkitnya virus ini.

10. Taiwan

Taiwan mengonfirmasi tiga kasus penyebaran virus korona. Kasus pertama adalah wanita Taiwan berusia 50 tahunan yang tinggal dan bekerja di Wuhan.

Sesampainya di Bandara Taiwan, ia dilarikan ke rumah sakit karena memiliki gejala virus ini. Pemerintah Taiwan meminta masyarakat untuk tidak panik atas temuan kasus ini.

11. Vietnam

Kementerian Kesehatan Vietnam menyatakan dua warga China di Vietnam telah dinyatakan positif mengidap virus korona. Sementara itu negara tersebut telah menangguhkan penerbangan ke Kota Wuhan, China, yang menjadi pusat penyebaran virus.

Berdasarkan keterangan kementerian, pasangan ayah dan anak itu dirawat di rumah sakit pada Rabu, 22 Januari, setelah menunjukkan tanda-tanda demam. Keduanya sedang dirawat di Rumah Sakit Cho Ray di Kota Ho Chi Minh.

12. Thailand

Di Thailand, empat orang di Thailand telah terinfeksi dengan virus korona. Kementerian Kesehatan Thailand mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa dua orang positif terkena virus. Dua orang lainnya yang telah terinfeksi telah diisolasi di rumah sakit.

Pasien yang terinfeksi, temasuk seorang wanita Thailand yang baru melakukan perjalanan ke Kota Wuhan. Pasioen lainnya adalah seorang pria China yang memasuki Thailand pada Minggu 19 Januari 2020.

13. Arab Saudi

Seorang perawat asal India yang bekerja di Rumah Sakit Arab Saudi dinyatakan positif menderita virus Korona yang sedang mewabah di Wuhan, China.

Melansir dari Alarabiya, Jumat (24/1/2020), Menteri Urusan Luar Negeri India, Vellamvelly Muraleedharan menyebut, meski perawat tersebut berhasil didiagnosa mengidap virus korona, namun berjam-jam kemudian Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Arab Saudi mengatakan tidak ada kasus virus Korona yang menyebar hingga sejauh ini.

Iklan