“Tanamkan Karakter Bersih Dari Sekarang”

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Usai mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI Tahun 2019. Selanjutnya Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, menghadiri sekaligus membuka Pekan Lingkungan Hidup Kota Medan di Yayasan Perguruan Al Azhar Medan Jalan Pintu Air 4 Kwala Bekala, Kamis (12/12).

Acara yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup ini mengusung tema Biru Langitku Hijau Bumiku berlangsung sangat meriah apalagi acara disebut diisi dengan Pameran Lingkungan Hidup, Kuliner Tradisional, Fashion Show Daur Ulang, Lomba Melukis di Tong Sampah, Dialog Interaktif serta hiburan dari Artis Indonesia Idol Junior, dan Mak Beti.

Pembukaan Pekan Lingkungan Hidup tersebut ditandai dengan pemukulan bedug oleh Plt Wali Kota bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Syarif Armansyah Lubis. Sebelum resmi membuka pekan lingkungan tersebut, Plt Wali Kota juga menyematkan selempang kepada Duta Lingkungan Kota Medan kepada Windy, Audrey Sebayang, Azzam dan Rauda.

Dikarakan Akhyar, berbicara lingkungan tiada habisnya, salah satu cara yang harus dilakukan dalam menjaga kebersihan lingkungan yakni dengan menanamkan karakter bersih dari sekarang. Sebab, Kota Medan saat ini sangat membutuhkan karakter hidup bersih.

“Kota Medan saat ini sangat membutuhkan karakter hidup bersih. Maka dari itu saya mengajak seluruh sekolah yang ada di Kota Medan untuk bersama-sama membangun karakter hidup bersih. Saya juga meminta kepada kepala sekolah serta seluruh siswa yang ada di sekolah-sekolah untuk bertanggung jawab akan sampah yang diproduksinya.

iklan

Salah satu gerakan yang diperkenalkan Pemko Medan kepada masyarakat luas yakni Gerakan Lihat Sampah Ambil (LISA). Di mana gerakan tersebut harus ditanamkan oleh siapapun yang ditanamkan siapapun itu. Marilah memulai melakukan perubahan terhadap perilaku guna terbentuknya karakter bersih.

“Mari kita warisi lingkungan yang indah dan segar kepada anak cucu kita. Janganlah kita mewarisi lingkungan yang buruk sebab sampah bukan warisan untuk anak cucu kita. Ayo mulai bergerak dengan hidup bersih dengan menjaga lingkungan di sekitar kita,” tegas Akhyar.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Armansyah Lubis, dalam laporannya menjelaskan bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup secara Nasional dilaksanakan pada bulan Juni setiap tahun. Untuk tingkat Kota Medan Peringatan ini baru dapat dilaksanakan dengan Konsep Pekan Lingkungan Hidup yang mengangkat tema Biru Langitku Hijau Bumiku.

“Pekan Lingkungan Hidup 2019 dengan sasaran Perubahan Perilaku guna terbentuknya karakter budaya bersih ini sekaligus menstimulasi masyarakat khususnya para pelajar terhadap perubahan prilaku guna terbentuknya karakter Budaya Bersih. Pemerintah Kota Medan juga telah melakukan edukasi melalui gerakan pembatasan potensi timbunan sampah terutama sampah plastik yang tujuannya agar kota Medan lebih bersih, indah dan rapi,” katanya.

Dijelaskan Kadis Lingkungan Hidup, kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Medan tahun 2019 diikuti 500 peserta yang terdiri dari para sekolah adiwiyata, pemerhati lingkungan, pelaku usaha. Selain itu diisi berbagai kegiatan di antaranya pameran, talkshow, fashion show bahan daur ulang, mewarnai dan penampilan teater serta hiburan.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan