Sidak DPRD Medan Temukan Daging Tanpa Lebel Halal dan Expired di Berastagi Supermarket

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi III DPRD Medan temukan sejumlah daging import dalam kemasan tanpa label halal dan expired (masa berlaku) di Berastagi Supermarket Jalan Iman Bonjol Medan.

Temuan itu saat DPRD Medan melakukan inpeksi mendadak (sidak), Selasa (17/12). Saat sidak diketahui, daging yang di pajang tidak memiliki label halal dan expired, spontan anggota Komisi III Siti Suciati minta pihak pengelola segera menarik daging yang diduga ilegal itu.

“Tolonglah seluruh produk yang tidak memiliki label halal dan expired supaya ditarik. Kita harus memastikan konsumen nyaman mengkonsumsi seluruh produk yang diperjualbelikan,” katanya kepada Darwin selaku pengelola Berastagi Supermarket.

Politisi Gerindra ini menambahkan, seharus barang daging import itu harus memiliki expired. Sehingga, konsumen dapat mengetahui kapan daging tiba dan berapa lama nyaman untuk dikomsumsi. Ia pun mendesak Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan Kota Medan melakukan pengawasan. “Pemko Medan harus menarik barang ilegal dan masa berlakunya habis,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Komisi III, M Afri Rizki Lubis, sangat menyayangkan pihak pengelola Berastagi Supermarket tidak memperhatikan kenyamanan konsumen. Seharusnya, pengelola harus memilah-milah barang yang ilegal dan tidak halal. Bahkan pengelola harus membuat transparan terkait barang yang dijual.

iklan

“Kita harus mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pembeli. Disperindag Kota Medan juga lalai dalam tugasnya sehingga tidak melakukan pengawasan dan kesan ada pembiaran,” ketus politisi Golkar ini.

Sidak Komisi III dipimpin Ketua Komisi III M Afri Rizki Lubis (Golkar) didampingi Efward Hutabarat dan Hendri Duin (PDIP), Netty Yuniati Siregar dan Siti Suciati (Gerindra), Rudiawan Sitorus dan Irwansyah (PKS), Abdul Rachman Nasution (PAN), T Erdiansyah Rendy (NasDem). Rombongan Komisi III DPRD turut didampingi Kadis Perdagangan Kota Medan Damikrot dan para stafnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan