Nawal : Jangan Sekali-kali Sentuh Narkoba

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Tidak bisa dipungkiri hingga saat ini narkoba masih menjadi permasalahan serius yang dihadapi bangsa. Korbannya tidak mengenal usia dan sangat mengkhawatirkan, karena sudah mengancam generasi muda.

Para pelajar pun diminta untuk jangan sekali-kali menyentuh narkoba sebagaimana ditegaskan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi saat membuka Seminar Bahaya Narkoba dan Pencegahan Sejak Dini Kekerasan Seksual pada Anak, Rabu (11/12).

“Jangan sekali-kali kalian dekati atau sentuh narkoba, anak-anakku. Fatal sekali akibatnya kalau kalian sampai terjerat, bisa merusak otak dan akal sehat. Generasi muda Sumut harus cerdas-cerdas, taat ibadah, dan memiliki budi pekerti,” pesannya.

Kepada kaum ibu yang hadir dan para guru, Nawal berpesan untuk turut serta mengontrol anak dan lingkungan sekitar. Walaupun bukan anak sendiri, menjadi tanggung jawab bersama saat mengetahui ada peredaran narkoba.

Menurut Nawal, jika tidak diberantas, narkoba justru akan membawa kejahatan-kejahatan lain termasuk kekerasan seksual yang juga menjadi topik seminar ini. Untuk itu, dirinya mengajak para pelajar dan para orang tua untuk membentengi diri, salah satunya dengan ibadah.

iklan

Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah juga ikut menambahkan. Katanya, dua isu serius seperti narkoba dan kekerasan seksual pada anak ini bisa ditekan dan dicegah dengan bantuan kelompok ibu-ibu seperti Dasa Wisma PKK.

“Karena ibu-ibu bisa dibilang adalah kelompok yang paling dekat dengan masyarakat dan lingkungan. Khususnya kepada ibu-ibu PKK, mungkin kita harus lebih peka dengan permasalahan sekitar. Sehingga isu-isu seperti ini bisa ditekan dan tidak terjadi lagi di tengah masyarakat,” harap Sri Ayu.

Kadis PPPA Provinsi Sumut Nurlela menyampaikan seminar merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu ke-91 Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019. Adapun narasumber yakni Direktur Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumut Zulkarnain Nasution dan Senior Officer Pusat Kajian dan Perlindungan Anak Medan Rosmalinda.(wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan