Nawal: Dokter Harus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Para dokter diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga derajat kesehatan masyarakat Sumut terus meningkat, antara lain melalui pemanfaatan teknologi informasi, seperti smartphone.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi pada seminar Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) di Hotel Danau Toba International Medan, Rabu (11/12). Nawal didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.

Pada seminar tersebut, PDKI fokus kepada Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer dengan pendekatan era industri 4.0. Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer dianggap memiliki peran penting dalam tahap pengobatan. Salah satu pendekatan yang dilakukan PDKI adalah pemanfaatan aplikasi smartphone untuk memantau kesehatan pasien.

Karena itu, Nawal berharap para dokter di Sumut bisa memanfaatkan pengetahuan yang diberikan pada seminar ini dan diimplementasikan kepada pasien untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sumut.

“Saya berharap pada dokter di Puskesmas maupun di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) mengikuti kegiatan ini untuk penatalaksanaan yang lebih baik menggunakan teknologi aplikasi (smartphone), sehingga memudahkan monitoring kesehatan pasien,” kata Nawal.

iklan

Nawal juga merasa kegiatan ini menunjang program Indonesia Sehat dan PDKI melakukannya dengan pendekatan keluarga. Disebutkan, seminar bertema Kendali Diabetes dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga dan Sosialisasi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer tersebut menunjang program Indonesia Sehat dan perlu didukung.

Ketua PDKI Pusat, Yulherina, mengatakan saat ini Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer masih kurang mendapat perhatian di dunia kedokteran. Padahal mereka memberikan dampak yang tidak kalah pentingnya dengan spesialis kedokteran lainnya.

Ketua PDKI Cabang Sumut, Retno Sari Dewi, menambahkan spesialis kedokteran keluarga penting untuk menjadi mata kuliah di universitas-universitas kedokteran untuk menghilangkan risiko-risiko pasca penanganan medis.

“PDKI merasa ini penting untuk dipelajari pelaku-pelaku bidang kesehatan, terutama dokter, bahkan harusnya ini juga bisa menjadi mata kuliah di universitas-universitas. Tetapi, kita sekarang masih sangat awal dan kali ini kita akan mulai dengan penyakit tidak menular, diabetes,” kata Retno.

Ketua TP PKK Sumut dan PDKI juga melakukan Pencanangan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Uji Coba Kendali Diabetes di FKTP Berbasis Aplikasi serta penandatanganan kerja sama duta Prolanis (program pengelolaan penyakit kronis) antara PDKI dengan dekan Fakultas Kedokteran di Sumut-Aceh dan Deputi Direksi BPJS Regional Sumut-Aceh Mariamah.(wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan