Hingga Oktober 2019, Kunjungan Wisman Meningkat 11,53 Persen

Seorang wisatawan asing berkunjung ke Masjid Raya Al Mashun Medan, Kamis (5/1). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara hingga November 2016 turun 1,24 persen dari periode sama 2015. (WOL Photo/Ega Ibra)

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Pusat Stastik (BPS) wilayah Sumatera Utara hingga Oktober 2019 kunjungan wisata manca negara (wisman) meningkat 11,53 persen di banding periode tahun 2018.

Jumlah tersebut menjadi 213.858 orang sedangkan periode yang sama tahun lalu masih 191.752 orang.

Disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi, tahun lalu pada periode sama 2018, kunjungan wisman masih 191.752 orang.

“Peningkatan kunjungan wisman dipicu kenaikan kunjungan dari negara Belanda. Dari data BPS, kunjungan wisatawan dari Belanda pada Januari – Oktober 2018 sebanyak 4.127. Sementara di periode sama 2019 menjadi 4.933 orang,” tuturnya, Rabu (4/12).

Jadi meski kedatangan wisatawan dari beberapa negara menurun, kunjungan wisman Sumut tetap meningkat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, wisatawan asal Malaysia tetap menjadi terbesar. Meski ada penurunan, di periode tahun 2019 hingga Oktober, kunjungan wisatawan asal Malaysia sebanyak 96.775 orang.

Advertisement

‌“Kunjungan dari Malaysia di periode tahun 2019 itu turun 10,87 persen dari 2018 yang sejumlah 108.166 orang. Setelah Malaysia, pemasok wisatawan terbesar ke Sumut berasal dari Singapura, Republik Rakyat Tiongkok, dan Belanda,” ungkapnya.

Sementara menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut, Solahuddin Nasution, mengatakan perusahaan perjalanan wisata atau travel biro di Sumut terus meningkatkan promosi pariwisata.

“Promosi khususnya untuk kawasan wisata Danau Toba yang dijadikan pemerintah sebagai kawasan strategis pariwisata mendunia,” tandasnya.(wol/eko/data3)

Editor: SASTROY BANGUN