Hari Ini, Mildah dan Kelima Anaknya Pulang ke Sumut

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

KUCHING, Waspada.co.id – Penderitaan Mildah Situmorang (45) hidup terlantar di Malaysia bersama lima anaknya yang masih kecil-kecil kini berakhir. Pada Selasa (3/12) ini, Milda dijemput Tim Pemprovsu untuk dibawa pulang ke Medan menggunakan pesawat terbang.

Mildah bersama suaminya Irwan (asal Makassar) serta lima anaknya, yakni Diana (9), Akbar (6), Murni (5), Linda (4), dan Puteri (2) sempat hidup sengsara di dalam hutan kawasan Batu Sembilan, Bintulu. Mereka tinggal di gubuk dan hidup dari hasil berkebun di lahan orang lain.

Beberapa tahun terakhir, Irwan mulai sakit kencing kuning dan akhirnya meninggal Oktober lalu. Untuk menghidupi keluarganya, Mildah terpaksa berkebun sendiri menjual hasil kebun yang tidak banyak.

Mildah yang tidak memiliki paspor ataupun dokumen kependudukan lainnya, setiap hari terpaksa berjalan kaki selama satu jam untuk sampai ke pemukiman penduduk terdekat sekaligus meninggalkan anak-anaknya bermain di dalam hutan. Oleh penduduk sekitar, Mildah sempat dianggap mengalami gangguan jiwa, karena setiap hari keluar masuk hutan.

Beberapa orang penggiat sosial di daerah setempat kemudian mengikuti Mildah ke dalam hutan, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengevakuasi Mildah ke tempat penampungan sementara dan lapor ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching.

Advertisement

Penderitaan Mildah dan anak-anaknya di dalam hutan Malaysia pun berakhir. Pihak KJRI mengevakuasi mereka dan membuatkan dokumen perjalanan berupa Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk proses pemulangan ke Sumut.

Mendengar kabar warganya terlantar, Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi memerintahkan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Dr Hj Sabrina bersama Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela dan Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan berangkat ke Kuching menjemput Mildah.

Setelah menginap satu malam di rumah penampungan BP3TKI Pontianak, Mildah dan keluarga bersama Tim Pemprovsu melanjutkan perjalanan via pesawat terbang menuju Medan, Selasa (3/12) ini.

Alhamdulillah semua lancar. Insya Allah kami akan sampai di Medan sore,” ujar Sabrina.(wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL