Gubsu: Dahulukan Kepentingan Rakyat

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Kesejahetraan masyarakat tidak bisa hanya diwujudkan oleh satu pihak saja. Diperlukan dukungan dan kontribusi dari semua pihak serta mendahulukan kepentingan rakyat ketimbang kepentingan pribadi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi saat menghadiri sekolah politik anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Rapat Pimpinan Wilayah IV di Hotel Santika Dyandra Medan, Sabtu (21/12).

“Jika mementingkan kepentingan pribadi, pembangunan akan terganggu. Jika pembangunan terganggu, kesejahteraan tidak akan tercapai pula. Untuk itu, saudara-saudara saya, jangan kepentingan pribadi didahulukan, sehingga proses pembangunan republik ini terganggu,” kata Gubsu.

Selain itu, Edy juga mengajak partai politik (parpol), khususnya yang ada di Sumut, bersinergi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumut. Kesejahteraan masyarakat harus didukung oleh seluruh pihak termasuk parpol dengan caranya masing-masing.

“Ayo mari bersama-sama mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat, masyarakatnya sejahtera,” kata Edy.

Advertisement

Plt Ketua Umum PPP yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan setiap hal harus dilakukan dengan hati atau tulus ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apapun. Setiap hal pula harus melihat kepentingan yang lebih besar. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap politik yang baik dan benar itu akan muncul.

“Jika tidak, maka yang terjadi politik itu kualitasnya makin lama makin turun dan serendah-rendahnya, dan akhirnya jadi politik transaksi,” ujar Suharso.

Dikatakan Suharso, pembangunan tidak hanya desain, melainkan harus pula responsif. Ini yang disebut sebagai pembangunan dengan hati. Menurutnya, hal itu yang hilang. “Jadi bekerjalah sesuatu itu dengan menanyakan kepada hati kita,” ujar Suharso. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL