Dua Menteri Sepakat Tak Dihilangkan Materi Agama di Sekolah

Nadiem Makarim bersama Fachrul Razi (Foto: arah.com)
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah sepakat tidak akan menghilangkan materi agama di setiap sekolah.

“Tetapi kita sependapat konten agamanya ndak boleh hilang, tetapi moderasinya lebih ditonjolkan begitu,” kata Fachrul di gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Senin (9/12).

Mendikbud dikabarkan hadir di kantor Kemenag setelah Fachrul dipanggil Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

Rombak 155 Judul Buku
Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan merombak 155 judul buku pelajaran agama yang kontennya dianggap bermasalah, termasuk soal khilafah.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan sudah ada tim untuk merombak buku pelajaran agama Islam. Sementara mengenai penghapusan sejarah khilafah masih terus dikaji.

iklan

Rencananya perombakan buku agama dimulai dari literatur yang digunakan di kelas I SD hingga XII SMA. Masalah isi materi yang akan menggantikan pembahasan khilafah, kata Fachrul masih dalam pembahasan.

“Belum secara teknis, tapi kelompok kerja sudah disusun dan sudah mulai bekerja sebelum saya masuk,” tambahnya.

Fachrul Razi mengatakan dia tidak bekerja sendiri dalam masalah perombakan buku agama melainkan ia bekerja sama dengan Pokja (Kelompok Kerja).

“Secara teknis saya nggak lah ya, kan saya kan menteri, kalau ngomong sampai teknis banget nggak lah ya. Nanti saya hadapkan kepada Pokja yang kita siapkan untuk menjelaskan, nanti Pokja itu pasti bisa menjelaskan lebih rinci,” ucapnya. (merdeka/ags/data3)

Iklan