Bebas Bersyarat, Ini yang Harus Dilakukan Ratna Sarumpaet

https://nasional.okezone.com/read/2019/12/26/337/2146383/bebas-bersyarat-ini-yang-harus-dilakukan-ratna-sarumpaet
agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Terpidana kasus hoaks Ratna Sarumpaet harus tetap menjalani wajib lapor meskipun permohonan pembebasan bersyaratnya dikabulkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Pengacara Ratna, Insank Nasarudin menjelaskan, nantinya Ratna harus wajib lapor diri seminggu sekali ke Lembaga Pemasyarakat (LP) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

“Syarat-syaratnya sudah pasti diketahui RT dan RW, karena bebas bersyarat itu ada wajib lapornya ya seminggu sekali. Lapornya ke Lapas perempuan Klas II Pondok Bambu, Jakarta Timur,” kata Insank di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/12/2019).

Insank menuturkan, dalam proses pengajuan pembebasan bersyarat itu, Ratna Sarumpaet mendapatkan jaminan dari keluarga dan anak-anaknya. Tetapi di sisi lain, Ratna tetap boleh pergi ke mana saja, termasuk ke luar negeri.

Meski demikian, lanjut Insank, Ratna Sarumpaet mesti menyesuaikan dengan jadwal wajib lapor. “Iya kan tinggal disesuaikan saja sama waktu wajib lapornya. Kan wajib lapor ini menghabiskan sisa penahanan beliau,” ucap dia.

Advertisement

Lebih lanjut, Insank menyebutkan bahwa kliennya resmi bebas dari LP Pondok Bambu pada pukul 12.00 siang tadi setelah proses administrasi kelar. Ratna bisa bebas karena telah menjalani 2/3 masa hukuman, ditambah potongan remisi dan juga mendapatkan pembebasan bersyarat.

“Jadi pada prinsipnya kita sama-sama ketahui Bu Ratna itu divonis dua tahun atau 20 bulan. Berdasarkan hukum hak narapidana ketika telah menjalani 2/3 masa putusan, dan Bu Ratna sudah menjalankan 2/3 tersebut kemudian beliau melakukan permohonan penangguhan penahanan,” paparnya.

“Kalau kita merujuk ukuran 2 tahun beliau ini harusnya menjalankan tahanan 16 bulan. Tapi karena ada remisi 17 Agustus jadi dipotong lagi sebulan jadi 15 bulan dan tepat hari ini sudah 15 bulan,” imbuh dia.