Polri-TNI Sambangi Pasar Petisah Antisipasi Premanisme

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Mengantisipasi maraknya aksi premanisme, personil Polrestabes Medan dan Kodim I/BS melakukan patroli di lokasi perbelanjaan tradisional Pasar Petisah, Selasa (5/11).

Sebelum patroli, sejumlah personil gabungan itu melakukan apel di Lapangan Merdeka Medan. Apel pasukan itu dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto.

Usai apel, personil Polri dan TNI itu langsung bergerak ke lokasi sasaran Pasar Petisah menggunakan sepeda motor trail. Begitu sampai di lokasi, para personil langsung menyebar.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, didampingi Pasilog Kodim I/BS Mayor Zulkarnaen juga menyisir masuk ke Pasar Petisah yang mayoritas menjual pakaian. Di lokasi itu, sempat mencurigai seorang pria yang diduga sebagai juru parkir liar.

Pria yang memakai topi itu sempat diintrogasi personil. Ia mengaku dipekerjakan sebagai jukir oleh suatu PT.

Advertisement

Pria yang tidak memiliki identitas jukir itupun sempat kebingungan. “Saya jaga parkir Pak, tapi identitas lagi diurus oleh PT Pak,” sebutnya dihadapan Kapolrestabes.

Karena tidak memiliki identitas yang jelas sebagai jukir, pria tersebut dimintai data pribadinya. “Kalau jaga parkir itu harus jelas identitasnya ya,” sebut Dadang kepada laki-laki itu.

Kemudian Dadang kembali berkeliling pasar melihat situasi. Sambil berjalan, orang nomor 1 di Polrestabes Medan itu juga mengimbau kepada para pedagang apabila ada gangguan dari preman segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Kita menangani aksi premanisme yang di wilayah-wilayah yang rawan antara lain di tempat-tempat perdagangan para pengusaha pengusaha yang melaksanakan kegiatan bisnisnya,” katanya.

Dadang menyebutkan, kalau kegiatan ini juga membuktikan bahwa Polri dan TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa keamanan.

“Polri didukung oleh TNI, tugas pengamanan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sehingga aktivitas masyarakat dalam mendapatkan keuntungan dalam berdagang yang nantinya berkontribusi kepada pendapatan negara ini,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN