Poldasu Bentuk Tim Buru Pembunuh Wartawan di Labuhanbatu

WOL Photo/Gacok
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kepolisian Daerah (Polda, red) Sumatera Utara tengah bekerja keras menangkap pelaku pembunuhan terhadap dua pria diduga wartawan di Kabupaten Labuhanbatu.

Saat ditemui, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, menerangkan petugas menemukan sejumlah dugaan mengenai penyebab kematian dua pria bernama Maraden Sianipar (55), warga Jalan Gajah Mada, Rantauprapat, dan Martua P Siregar alias Sanjai, warga Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir.

“Ada sejumlah dugaan penyebab kematiannya. Dari hasil otopsi forensik ada sejumlah luka di tubuh kedua korban,” terangnya, Senin (4/11).

Agus menuturkan, Dit Reskrimum Polda Sumut telah membentuk tim agar kasus pembunuhan itu secepatnya terungkap dan para pelaku ditangkap.

“Nanti setelah para pelaku ditangkap motifnya bisa diketahui. Saat ini anggota masih bekerja dan fokus melakukan penyelidikan,” tuturnya.

iklan

Di ketahui, dua pria diduga wartawan ditemukan tewas mengenaskan di dalam parit belakang gudang kontainer milik PT SAB/KSU Amelia, yang berada di Dusun VI Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Saat ditemukan kondisi kedua korban bernama Jasad Maraden Sianipar (55), warga Jalan Gajah Mada, Rantauprapat, dan Martua P Siregar alias Sanjai, warga Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, dipenuhi luka bacok.

Untuk jasad Maraden Sianipar (55) ditemukan pihak kepolisian pada Rabu (30/10) sore, di dalam parit sudah tidak bernyawa. Kondisinya dipenuhi sejumlah luka pada bagian kepala, mulut dan tangan kiri putus.

Lalu, jasad Martua P Siregar ditemukan sehari kemudian, Kamis (31/10) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, di kawasan belakang gudang kontainer tidak jauh dari penemuan jasad korban sebelumnya. Kabar berhembus keduanya merupakan wartawan. (wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

WOL foto sastroy bangun

Iklan