Pasca Dijarah Preman, APMAS Minta Gubsu Selesaikan Masalah Masjid Amal Silaturrahim

(WOL Photo)

MEDAN, Waspada.co.id – Seratusan umat Islam bersama dengan Aliansi Penyelamat Masjid Amal Silaturrahim (APMAS) kembali lagi menuntut penyelesaian masalah Masjid Amal Silaturrahim.

Kali ini, Jumat (1/11), aksi unjukrasa damai tersebut mereka lakukan di depan Kantor Perum Perumnas Regional I di Jalan Matahari Raya, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia.

Aksi dikawal ketat aparat kepolisian, massa APMAS yang sebelumnya berkumpul di Masjid Amal Silaturrahim Jalan Timah Putih Rumah Susun, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, berkonvoi usai Salat Jumat ke Kantor Perum Perumnas Regional I meminta Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi agar segera menyelesaikan masalah Masjid Amal Silaturrahim dengan Perum Perumnas secepat mungkin.

“Kami meminta agar Gubsu, DPRD Sumut, Wali Kota Medan dan DPRD Medan serta Kapolrestabes dan Kapolsek Medan Area secepatnya menyelesaikan masalah ini,” teriak Ketua APMAS, Affan Lubis saat menyampaikan orasinya.

Affan Lubis menegaskan, masalah Masjid Amal Silahturahim harus diselesaikan secara arif dan bijaksana dengan melibatkan semua pihak terkait. Sehingga ke depannya tidak ada lagi perubuhan atau pemindahan masjid. Dalam aksi demo damai tersebut, sejumlah pengunjuk rasa juga menolak upaya pemindahan Masjid Amal Silaturrahim.

Advertisement

Setelah menyampaikan aspirasinya, jurubicara pendemo menyampaikan pernyataan sikapnya. Namun dikarenakan pihak Perum Perumnas Regional I tidak ada yang menerima perwakilan pendemo, akhirnya para pendemo pun meninggalkan kantor Perum Perumnas Regional I dengan tertib.

Diberitakan sebelumya, seratusan preman bayaran menjarah Masjid Amal Silaturahim yang berada di Jalan Asia Mega Mas, Kecamatan Medan Area, Rabu (23/10) sekira pukul 02.30 WIB.

Alhasil, para premain itu mengambil semua isi masjid berupa speaker, Tape, kipas angin, kotak infak, kabel-kabel dan ambal, mimbar masjid, secara paksa. (wol/lvz)

Editor: SASTROY BANGUN