Mahasiswa Salahkan Presiden Sebelum Bakar Diri di Restoran Universitas

foto: Ilustrasi mahasiswa (independent.co.uk)
Iklan

LYON, Waspada.co.id – Seorang mahasiswa berusia 22 tahun di Prancis berada dalam kondisi kritis setelah membakar dirinya sendiri. Pria itu sempat mem-posting di Facebook tentang kesulitan keuangannya hanya beberapa jam sebelum bakar diri di depan sebuah restoran universitas di Lyon.

Pria yang sedang belajar di Universitas Lyon 2, menulis di Facebook bahwa ia tidak lagi memiliki kekuatan untuk menghadapi beban keuangan hidup dengan €450 (sekira Rp7 juta) sebulan. Dia menyalahkan Presiden Emmanuel Macron, dua pendahulunya, pemimpin sayap kanan Marine Le Pen serta Uni Eropa atas kesulitan yang dia hadapi dan menyebut mereka telah “membunuhnya”.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa pria itu menderita 90% luka bakar.

“Mari kita berjuang melawan bangkitnya fasisme, yang hanya memecah belah kita … dan liberalisme yang menciptakan ketidaksetaraan,” tulisnya sebagaimana dilansir BBC, Minggu (10/11).

“Saya menuduh Macron, (François) Hollande, (Nicolas) Sarkozy dan Uni Eropa membunuh saya, menciptakan ketidakpastian tentang masa depan semua, dan saya juga menuduh Le Pen dan editor (media) menciptakan ketakutan,” tambahnya.

iklan

Mengacu pada lokasi kejadian – di depan restoran universitas yang sibuk – dia mengatakan dia “bertujuan untuk tempat politik”.

Kekasih pria itu telah memberi tahu pihak berwenang setelah dia memberitahukan rencananya melalui pesan teks.

Serikat siswa Solidaires dan SUD-Éducation berbicara tentang “kerawanan” dari “kehidupan para siswa”.

“Tindakannya tidak dapat direduksi menjadi keputus-asaan saja,” kata mereka dalam sebuah pernyataan. (okz/data3)

Iklan