Widyaiswara Harus Inovatif Dalam Hal Pembelajaran

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Widyaiswara memiliki fungsi penting dalam pengembangan dan pengajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di satu instansi. Widyaiswara pun diharapkan dapat selalu berinovasi dan menyesuaikan diri dengan zaman, terutama hal pembelajaran bagi ASN.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara, Kaiman Turnip, saat melantik Jumsadi Damanik sebagai Widyaiswara Ahli Utama di lingkungan BPSDM Provsu di Kantor BPSDM, Jalan Ngalengko, Medan, Rabu (23/10).

Inovasi sangat dibutuhkan, apalagi zaman terus bergerak. Sistem pelayanan masyarakat pastinya akan berubah pula. Karena itu, pengajaran dan pengembangan kemampuan dan sikap ASN pun harus disesuaikan.

“Inilah tugas widyaiswara harus selalu inovatif dalam hal pembelajaran,” kata Kaiman.

Bergabungnya Jumsadi sebagai pengajar diharapkan dapat memberi warna baru di bidang pengembangan sumber daya manusia di Pemprovsu. Menurutnya, Jumsadi membawa warna baru, lantaran kaya pengalaman di bidang pemerintahan.

Advertisement

“Dengan hardirnya beliau diharapkan akan memberikan pencerahan, karena kita tahu pengalaman beliau sebelumnya, pengalaman itulah yang kita butuhkan, kita butuh yang visioner ke depan,” ujarnya.

Selain itu, Kaiman juga mengatakan widyaiswara juga memengaruhi pelayanan masyarakat. Sebab pengajaran yang diberikan widyaswara kepada ASN sangat erat hubungannya pada pelayanan masyarakat.

Sebelumnya, Jumsadi menjabat Asisten Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara. Dikatakan, dirinya akan mengajar mata pelajaran inovasi. Untuk itu, Jumsadi akan berbagai segala pengetahuan yang dimilikinya kepada para ASN yang mengikuti diklat sesuai visi misi Pemprovsu, yakni Sumut Bermartabat.

 

Saat ini, Badan Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Provsu memiliki 28 widyaswara. (wol/aa/data1)

editor AUSTIN TUMENGKOL