Ternyata BCL Inspirasi Ariel Ciptakan Lagu

foto: instagram

JAKARTA, Waspada.co.id – Ariel NOAH mengakui Bunga Citra Lestari merupakan salah saru sosok yang menginspirasinya dalam membuat lagu. Hal tersebut diungkapkan Ariel di Mega Konser NOAH yang ditayangkan oleh RCTI pada Rabu (23/10) malam kemarin.

Awalnya, Astrid Tiar sebagai pemandu acara tersebut mengorek tentang orang-orang yang menjadi inspirasi Ariel NOAH dalam membuat lagu. Awalnya, mantan kekasih Luna Maya itu enggan menyebutkan nama.

Ariel berdalih tak semua lagu berasal dari pengalaman pribadinya. Beberapa lagu ditulis Ariel dari hasil pengamatan sekitar dan pemikirannya sendiri.

“Nggak boleh dibocorin, ya tapi nggak semua gitu juga terinsipirasi dari seseorang. Ada juga hasil mengamati karena gue paling senang itu kalau berada di kerumunan tapi nggak ada yang merhatiin itu bisa jadi ide,” ujar Ariel pada Astrid.

Akan tetapi, Astrid pun mengatakan bahwa salah satu orang yang menjadi inspirasi Ariel membuat lagu sudah hadir di konser tersebut. Astrid pun meminta Ariel untuk memanggilkan sosok wanita itu.

Advertisement

“Tapi katanya seseorang ini juga menjadi inspirasi Ariel NOAH dalam membuat lagu. Soalnya mereka sudah lama kenal, tapi baru ada kesempatan untuk duet bareng,” ujar Astrid Tiar.

Ariel pun lantas membenarkan ucapan Astrid. Sosok yang dimaksud Astrid sendiri adalah Bunga Citra Lestari alias BCL. Ayah satu putri itu mengatakan perkenalannya dengan BCL sudah terjalin sejak tahun 2003 lalu. Di lagu terbaru NOAH yang belum disebutkan judulnya itu, mereka baru dapat berkolaborasi.

Tak hanya sampai di situ, vokalis karismatik ini menjelaskan alasan di balik pemilihan BCL sebagai rekan duet NOAH. Menurutnya, mengajak BCL kerja sama tak perlu melewati proses yang ribet.

“Lebih unik lagi alasan saya pilih Bunga. Itu karena kita anak Bandung biasa nggak ada birokrasi, kalau minta tolong ya minta tolong saja. Jadi nelpon Unge (BCL) minta tolong ke studio sekarang untuk menjajal lagu,” jelas pria bernama asli Nazril Irham itu. (wol/aa/okz/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL