Tajir Melintir, Kekayaan Menteri BUMN Erick Thohir Capai Rp20 Triliun

foto: Antara
Iklan
JAKARTA, Waspada.co.id – Erick Thohir terpilh menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kabinet Kerja Jilid II atau kini disebut Kabinet Indonesia Maju. Jabatan baru ini diemban Erick usai Presiden Jokowi mengenalkan nama-nama menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).Pria yang kini berusia 49 tahun ini sukses di sektor media dan menjadi figur penting dalam keberhasilan Asian Games 2018. Ia adalah pendiri dari Mahaka Group yang memiliki banyak media massa, mulai dari radio, media cetak, online hingga televisi.

Erick merupakan adik dari pengusaha Garibaldi “Boy” Thohir yang aktif di sektor batu bara. Boy Thohir juga melebarkan sayap ke bisnis digital sebagai Komisaris Gojek sejak Juli lalu. Erick dan kakaknya merupakan sahabat Sandiaga Uno. Ketika pemilihan presiden 2019, Erick terpilih memimpin Tim Sukses Jokowi dan harus adu strategi melawan kubu Sandiaga Uno.

Reputasi Erick juga terkenal di kalangan pecinta olahraga karena sempat menjadi pemilik klub Inter Milan pada tahun 2013-2019. Erick pun berhasil menjalankan tugasnya sebagai Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018.

Asian Games mendapat sambutan meriah di kalangan masyarakat Indonesia. Tak hanya pertandingannya yang luar biasa, upacara pembukaan dan penutupannya pun berhasil menyajikan performa seni berkelas dari berbagai negara, termasuk grup iKon dan Super Junior asal Korea Selatan.

Erick sempat ditanya apakah berminat menjadi menteri di kabinet, ia hanya menyebut kabinet perlu menteri-menteri muda demi mendorong perubahan positif di pemerintahan.

“Nah ini yang saya rasa perubahan-perubahan pola pikir dinamika di masyarakat ini yang harus kita siapkan,” ujar Erick, Agustus lalu.

iklan

Sumber kekayaan

Dilansir dari Tribunnews, Erick memiliki kekayaan yang nilainya mencapai 1,4 miliar dolar AS atau sekira Rp20 triliun. Sosoknya dikenal sebagai salah satu pengusaha yang terbilang sukses di Indonesia. Ia diketahui menjalankan usaha kuliner, yaitu pemilik Restoran Hanamasa dan Pronto.

Selain usaha kuliner, Ketua INASGOC yang menyukseskan Asian Games 2018 ini membangun grup media yang diberi nama Mahaka Group. Lewat grup usahanya ini, ia bisa memiliki Republika yang berlanjut dengan membangun Jak TV, 98,7 Gen FM, dan 101 Jak FM.

Bersama salah satu anggota keluarga Bakrie, yaitu Anindya Bakrie, ia membesarkan tvOne dan Viva dengan menjadi co-owner. Pada 2014, pria kelahiran 30 Mei 1970 menjabat Presiden Direktur ANTV.

Dilansir dari Forbes dan sumber lainnya, diketahui Erick membeli 70 persen saham kepemilikan Inter Milan seharga 250 juta euro atau Rp3,9 triliun pada tahun 2013. Pada 2016, ia menjual mayoritas sahamnya kepada Sunning Group dan mendapat keuntungan dari capital gain mencapai 30 juta euro (Rp471 miliar).

Tak lama setelahnya, ia melepas seluruh sahamnya kepada LionRock Capital yang ditengarai seharga 150 juta euro (Rp2,3 triliun). Jika ditotal, Erick mendapat keuntungan 150 juta euro (Rp2,3 triliun) dari penjualan klub yang bermarkas di Kota Milan tersebut.

Sehingga, paling tidak pendiri Mahaka Group ini mengantongi Rp6,2 triliun setelah menjual Nerazzurri. (wol/berbagai sumber/data1)

Iklan