Poldasu Akan Gelar Kasus DBH Bupati Labusel dan Labura ke Mabes Polri

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Penyidik Subdit III/Tipikor Dit Rekrimsus Polda Sumut telah menerima laporan hasil audit dari pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kasus DBH PBB Labusel dan Labura.

Dirkrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, mengakui kalau hasil audit BPKP soal kerugian negara dari dugaan korupsi DBH PBB Labusel dan Labura sudah keluar.

“Kalau tidak salah, kerugian negara DBH Labura lebih kurang Rp.2 milyar sedangkan Labusel lebih kurang Rp.1 milyar,” katanya, Kamis (3/10).

Disebutkan, mengingat keduanya sebagai bupati, maka pekan depan kasusnya akan digelar di Mabes Polri.

“Pekan depan kita akan gelar di Mabes Polri, untuk menentukan status hukum mereka,” katanya.

iklan

Jika statusnya sudah menjadi tersangka, sebut Ronny, prosedur pemanggilan dilakukan melalui Mendagri.

“Kalau sudah tersangka, pemanggilan dilakukan atas seizin Mendagri,” sebutnya.

Ronny mengaku optimis kasus dugaan korupsi DBH PBB Kab Labuhan Batu Selatan (Labusel) dan Labuhan Batu Utara (Labura) diselesaikan sampai tuntas ke persidangan.

“Kita optimis, tidak perlu tergesa-gesa. Yang pasti kasusnya terus jalan,” akunya sampai saat ini pihaknya tidak mendapat hambatan dalam menangani kasus itu.

“Kita tidak pernah merasa diintervensi. Kasusnya berjalan cukup cepat, tidak ads hambatan,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan