Pemprovsu Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Jalan S Parman

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Sosial dan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menyerahkan bantuan kepada warga Jalan S Parman yang menjadi korban kebakaran, Selasa (1/10) malam.

Sedikitnya 50 rumah hangus dan 402 warga (68 KK) harus kehilangan tempat tinggal, dalam musibah kebakaran itu. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Kadis Sosial Provinsi Sumut Rajali serta Camat Medan Baru Chandra Simbolon, Kamis (3/10).

“Hari ini kita datang untuk memberikan semangat dan dukungan kepada saudara-saudara kita yang baru saja mengalami kemalangan. Kita ingin tunjukkan bahwa apa yang mereka alami ini adalah duka kita bersama. Semoga bantuan yang kita bawa hari ini bermanfaat dan meringankan beban mereka,” ujar Nawal.

Selain menyerahkan bantuan, Nawal juga menyempatkan mengobrol dengan para warga. Dirinya memberikan kata-kata motivasi dan berpesan agar senantiasa tabah dalam menghadapi musibah yang menimpa saat ini.

“Selalu berbaik sangka kepada Allah, hadapi dengan tabah, mudah-mudahan menjadi ladang pahala bagi kita. Insya Allah, akan Allah ganti dengan yang lebih baik di masa depan,” tuturnya menyemangati.

Advertisement

Khusus kepada pelajar, Nawal berharap kejadian ini tidak melunturkan semangat mereka untuk belajar di sekolah. Kalau pun tidak ada pakaian sekolah, kata Nawal, guru diharapkan memakluminya.

“Saya yakin keadaan akan semakin membaik. Banyak donatur yang akan datang, termasuk membawa pakaian sekolah,” katanya.

Menurut informasi yang diperoleh dari Plh Lurah Petisah Hulu, Erwin Tarigan, ada 50 rumah hangus terbakar dan mengakibatkan 402 warga (68 KK) kehilangan tempat tinggal. Kebakaran diduga berawal dari salah satu rumah warga dan menjalar ke rumah lainnya.

Kadis Sosial Provinsi Sumut, Rajali, menjelaskan bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan sandang pangan. Perihal rumah terbakar, Rajali akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Penataan Ruang.

“Kemudian, kita koordinasikan juga kepada Kementerian Sosial, biasanya ada bantuan bagi yang rumahnya terbakar. Ada rumah, juga ada jaminan hidup selama tiga bulan,” ucapnya. (wol/aa/data1)

editor AUSTIN TUMENGKOL