Pemprovsu Fokus Cegah Stunting

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) saat ini sedang fokus menangani masalah stunting atau kondisi gangguan pertumbuhan pada anak. Ini demi generasi muda Sumut ke depan lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut (Gubsu), Edy Rahmayadi, saat menghadiri acara Bakti Sosial Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan Kota Medan yang turut didukung Lions Club Indonesia dengan tema “Cegah Stunting Itu Penting” di Aula Kantor Kelurahan Belawan I, Kota Medan, Minggu (27/10).

“Untuk tahap awal, Pemprovsu akan fokus memperkecil kejadian stunting lalu menyembuhkannya. Kita akan berkolaborasi dengan beberapa stakeholder untuk memperbaiki gizi pada ibu hamil dan 1.000 hari pertama kehidupan sejak kandungan sampai usia dua tahun,” ucap Gubernur.

“Lalu, melalui Dinas Kesehatan, Pemprovsu akan mendata jumlah penderita stunting di Sumut. Kita akan data yang benar dan cari tahu penyebabnya, karena penderita stunting dari tiap kabupaten tidak bisa disamakan penanganannya, karena pasti beda penyebabnya,” tambah Edy.

Dari hasil riset kesehatan dasar tahun 2018, dilaporkan sebanyak 32,4% anak balita di Sumut mengalami stunting. Lebih tinggi dari angka nasional yakni 30,8 % dan itulah sebabnya saat ini Pemprovsu menaruh perhatian penuh.

Advertisement

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong segala langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting, di mana kita ketahui bersama ini bukan hanya masalah kesehatan semata, sehingga dalam strategi pencegahan dan penanggulangannya perlu cara konvergensi antarlintas sektor,” katanya.

Wakil Ketua Lions Club Distrik 307 A2, Karun Wirianto, pun mengaku senang karena selama ini bisa ikut bagian dalam kegaiatan-kegiatan bermanfaat yang dilakukan Pemprovsu. Diakui, pihaknya akan bantu semaksimal mungkin dalam upaya mencegah stunting.

“Selama ini Lions Club memiliki lima program kerja prioritas, yakni pengabdian masyarakat, penyuluhan dan penanggulangan diabetes, pelestarian lingkungan hidup, perawatan pendengaran dan bakti sosial bagi tuna rungu serta perawatan pengelihatan atau bakti bagi tuna netra,” papar Karun.

Pada acara tersebut, Edy didampingi Kadis Kesehatan Sumut Alwi Hasibuan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonny Waldi, dan Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi turut menyerahkan paket bantuan untuk ibu hamil sekaligus meluangkan waktu bercengkrama dengan warga. (wol/aa/data1)

editor AUSTIN TUMENGKOL