Pasca Kerusuhan Unras, Kerugian DPRD Medan Capai Rp700 Juta

Kabag Umum Sekretariat DPRD Medan, Andi Syukur Harahap.
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca kerusuhan aksi massa mahasiswa dan pelajar di gedung DPRD Sumut beberapa waktu lalu, DPRD Medan mengalami kerugian fisik yang cukup signifikan. Betapa tidak, massa yang didominasi para pelajar tersebut telah merusak fasilitas negara.

Kabag Umum Sekretariat DPRD Medan Andi Syukur Harahap, mencatat ada 118 titik kerusakan pasca kerusuhan tersebut, mulai dari lantai ground hingga lantai 5. Dua titik kerusakan terbesar terletak di pos pengamanan.

“CCTV kita ada 4 unit, 3 rusak parah, dan 1 unit raib. Selanjutnya 4 unit alat pemadam kebakaran (racun api) juga raib. Belum lagi banyak kaca-kaca gedung yang pecah terkena lemparan batu massa pengunjukrasa. Pagar dan pintu gerbang juga ikut jadi sasaran. Jadi total kerugian mencapai Rp700 juta,” ungkapnya kepada Waspada Online, Rabu (2/10).

Dikatakan, pihaknya belum melakukan perbaikan gedung karena masih menunggu hasil identifikasi dari pihak kepolisian. Mengenai dana taktis, tidak masuk dalam anggaran. Namun dalam tahun mata anggaran, Sekretariat DPRD Medan menggelontorkan dana pemeliharaan gedung.

“Karena jumlah kerugiannya cukup besar, kita akan laporkan ke Pak Wali Kota Medan terlebih dahulu. Tinggal menunggu kebijakan dari Pak Wali-lah untuk kelanjutannya bagaimana,” terangnya.

iklan

Lebih lanjut Andi menjelaskan, pihaknya tidak menyangka kalau gedung DPRD Medan menjadi sasaran aksi kekesalan massa pada waktu itu. Karena surat perintah pengamanan aksi hanya ditujukan ke DPRD Sumut, maka pada saat aksi “pecah” pengamanan di DPRD Medan begitu minim. Begitupun dirinya telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengantisipasi kerusuhan susulan.

“Kita (Sekretariat DPRD Medan, red) menggunakan jasa pengamanan profesional. Ke depan, mereka akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal apapun. Kita nggak mau kecolongan untuk yang kesekian kalinya,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan