Kasus Penggelapan Uang Rp58,7 M di CU Cinta Mulia Masuk Tahap Penyidikan

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus dugaan penggelapan Rp58.765.754.072 uang milik anggota Koperasi Credit Union (CU) Cinta Mulia di Jalan Melanton Siregar, Kelurahan Toba, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, kini masuk dalam tahap penyidikan di Mapolda Sumatera Utara.

Bergulirnya kasus dugaan penggelapan ini semakin terkuak setelah pihak penyidik Petugas Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) melalui Subdit II Harda Bangtah Polda Sumut melakukan pemeriksaan untuk memintai keterangan saksi yang juga pelapor, Raja PS Janter Aruan (56), warga Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, dengan terlapor mantan manager koperasi CU Cinta Mulia berinisial RB, warga Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar.

Raja PS Janter Aruan yang juga sebagai Ketua Pengurus CU Cinta Mulia ini mengatakan kedatangannya ke penyidik berdasarkan surat pemanggilan Nomor : Spgl/2588/IX/2019/Ditreskrimum untuk memberikan keterangan terkait dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang dilakukan mantan manager CU Cinta Mulia Robinson Bakkara.

“Sesuai dengan keputusan rapat anggota khusus (RAK) CU Cinta Mulia pada 19 September 2015, agar pengurus melanjutkan proses hukum terhadap dugaan penggelapan dan korupsi yang merugikan keuangan keanggotaan CU Cinta Mulia.

Atas nama anggota, sebagai ketua, kami mengadukan penggelapan yang diduga dilakukan Robinson Bakkara mantan manager CU Cinta Mulia hingga tahun 2014.

Advertisement

Bahwa memang Kopdit CU Cinta Mulia sedang mengalami kekacauan keuangan rugi dan tumpur ada kesalahan managemen keuangan kas kosong hutang banyak dan tidak ada uang mengembalikan tabungan anggota ini fakta terjadinya kejahatan penggelapan di CU Cinta Mulia, buktinya hasil audit dari auditor. Patut diduga pelakunya para pengurus dan pengelola,” katanya, Kamis (3/10).

Untuk itu, terang Janter, ia berharap pihak kepolisian segera mengungkap dan dan menetapkan status hukum terlapor menjadi tersangka, demi keadilan terhadap anggota Koperasi CU Cinta Mulia.

“Harapan saya kepada pihak kepolisian khusunya bapak Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto, supaya pihak yang diduga menggelapkan uang anggota cepat dijadikan tersangka. Saya, kami kasihan dengan anggota CU Cinta Mulia yang sudah kehilangan banyak uang,” ujarnya didampingi Toni Berdikari Situmorang, dan pengacaranya Lamsiang Sitompul SH MH.

Direktur Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Andi Rian Djajali saat dikonfirmasi melalui Kasubdit II/Hada-Bangtah Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Edison Sitepu mengenai pemeriksaan saksi atas nama Raja PS Janter Aruan dalam kasus dugaan penggelapan dalam jabatan terhadap terlapor Robinson Bakkara membenarkannya.

“Iya benar, yang bersangkutan (Raja PS Janter Aruan) diperiksa sebagai saksi pelapor,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN