Karo Bersatu Munculkan 10 Nama Untuk Bursa Pilkada Kota Medan

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Bursa Pilkada Kota Medan 2020 semakin menghangat. Sejumlah nama sudah menyatakan kesiapannya untuk calon menjadi orang nomor satu di Kota Medan.

Ketua Ikatan Cendekiawan Karo Indonesia (ICKI) Sumut, Dr Ir Budi D Sinulingga MM, menegaskan‎ sudah selayaknya tokoh Karo memimpin Kota Medan. Sebab, orang Karo‎ terkenal pekerja keras, rajin, dan berani mengambil keputusan.‎ Kriteria-kriteria itu dimiliki orang-orang Karo.

“Selain itu, masyarakat Karo juga ‎rindu memimpin di kampungnya sendiri, yaitu Kota Medan yang notabene didirikan orang Karo, Guru Patimpus Sembiring Pelawi pada 1590 lalu,” ujarnya didampingi‎ politisi Jonni Sitepu SE,‎ dan penulis Tania Depari, Senin (7/10).

Disebutkan, tokoh Karo yang terdiri dari‎ akademisi, cendekiawan, politisi maupun pengusaha yang tergabung dalam Karo Bersatu, sepakat memunculkan 10 nama‎ bakal calon (balon) wali kota dalam Pilkada Kota Medan 2020 nanti.

Nama-nama itu katanya‎, sudah dinilai melalui track record, kredibilitas loyalitas dan dianggap kompeten‎. Menjelang hari H, akan mengerucut kepada satu nama yang diputuskan dalam satu kesepakatan.

Advertisement

“Ke-10 nama itu yakni‎ Arya Mahendra Sinulingga seorang politisi muda, pengusaha, leader, dan mentor, Arjuna Sembiring (birokrat dan saat ini Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan), Baskami Ginting (politisi senior PDI Perjuangan), Burhanuddin Sitepu (politisi Partai Demokrat, anggota DPRD Kota Medan dua periode), Budiman Ginting (akademisi, Dekan FH USU),” tutur Budi yang juga mantan Kepala Bappeda Sumut dan Kota Medan ini.

Selanjutnya, ‎sambung Budi, Mbelin Brahmana (pengusaha), Rusdi Sinuraya (saat ini Dirut PD Pasar Kota Medan), Robi Barus (politisi PDI Perjuangan, anggota DPRD Kota Medan dua periode), Syaad Afifuddin Sembiring (dosen USU), dan Sidartha Pelawi (pengusaha).

Sementara itu, Jonni Sitepu menambahkan dan menekankan sudah cukup lama orang Karo diam. Saat ini tiba waktunya untuk menunjukkan jati diri‎ untuk meneruskan kejayaan Guru Patimpus membangun Kota Medan.

“Karo Bersatu untuk Kota Medan. Di periode ini, kita harus merebut tongkat kepemimpinan. Saatnya putra Karo memimpin Kota Medan,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN