Eldin Terjaring OTT KPK, Ini Pesan Kapoldasu Kepada Kepala Daerah

Irjen Pol Agus Andrianto (WOL Photo)

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, juga angkat bicara soal kasus OTT yang dialami Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (16/10).

Ia mengingkatan para kepala daerah agar bekerja dengan benar tanpa melakukan tindak pidana korupsi. Sehingga kasus serupa tidak terulang kembali.

Namun begitu, orang nomor satu di Polda Sumut ini enggan menyebutkan siapa saja nama-nama pejabat yang diperiksa oleh KPK.“Saya ingatkan kepala daerah agar bekerja yang benar,” ungkapnya.

“Masalah operasi tangkap tangan saya tidak berhak menjelaskan itu. Memang ada. Hari ini harus lebih hati-hatilah, ya sudah kerja yang benar saja,” sebut Agus.

Diketahui, adapun dugaan kasus yang membuat Eldi terkena OTT karena menerima setoran dari dinas-dinas yang di Pemko Medan.

Advertisement

Dalam penangkapan, Eldin menerima uang setoran senilai Rp 200 juta dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan. Tak hanya Eldin, penyidik lembaga antirasuah itu turut mengamankan tujuh orang terdiri dari Kadis PU, ajudan wali kota, protokoler wali kota, dan beberapa pihak rekanan (swasta, red).

Untuk tujuh orang yang diamankan (OTT) menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Sat Reskrim Polrestabes Medan lalu akan diterbangkan ke Jakarta.

Humas KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi membenarkan OTT Wali Kota Medan bersama tujuh orang lainnya.”Nanti hasil dari pemeriksaan terkait OTT Wali Kota Medan akan disampaikan kepada publik,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)

Editor: Agus Utama