Edy: Dari Dulu, HMI Jadi Garda Terdepan

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Malam Silaturahim Milad ke-53 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam Medan, Minggu (13/10) malam, menjadi momentum mengingat organisasi ini adalah garda terdepan mengawal bangsa.

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi. Menurutnya, sejarah perjuangan bangsa ini tidak terlepas dari peran kaum muda/mahasiswa yang kala itu diprakarsai oleh berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tahun 1947 silam.

“Dari dulu HMI itu berada di garda terdepan. Karena mereka (HMI) lahir ketika negara dalam kondisi tidak baik. Saya berharap sampai sekarang, HMI dan Kahmi, harus tetap bersama-sama mengawal bangsa ini, khususnya di Sumatera Utara,” ujar Gubernur.

Untuk itu, lanjutnya, HMI yang melahirkan Kahmi, harus bisa berperan menjadikan bangsa ini dapat bersaing dengan negara lain. Dengan modal intelektualitas, maka kemampuan Indonesia secara umum bisa menyaingi negara maju sekalipun.

“Saya datang kemari (Kahmi) ingin tukar pikiran, sehingga saya bisa bekerja dengan baik. Karena saya ingin memperbaiki Sumut, karena itu saya butuh bantuan kalian semua,” sebut Edy.

Advertisement

Selain itu, Gubsu juga melihat persaingan ekonomi global hingga gejolak sosial yang terjadi harus bisa dihadapi bersama. Itu pula alasan dirinya menekankan pentingnya memahami, mempelajari, dan mengamalkan isi Alquran dengan baik bagi kehidupan masyarakat. Sebab di dalamnya berisi tentang bagaimana berkehidupan dengan segala aspeknya.

“Orang mempelajari Alquran, sudah sampai ke bulan. Kita baru membaca, belum mempelajari dan mengimplementasikan. Maka, mari kita sama-sama berbuat, itulah HMI (Kahmi),” kata Gubsu lagi.

Ketua Umum Kahmi Medan, Hasim Purba, juga mengimbau keluarga besar HMI di Medan dan Sumut bergotong royong mendukung pembangunan di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.

“Saya berharap Kahmi bisa berpartisipasi membangun Sumut. Kahmi sebagai elemen masyarakat dan bangsa wajib berperan dalam pembangunan secara nasional,” sebut Hasim. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL