Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan, Wagubsu Imbau Bentuk TPAKD

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, mendukung tercapainya keuangan inklusif di Sumut. Hal itu bisa diwujudkan dengan peningkatan inklusi keuangan atau jumlah pengguna jasa keuangan di Sumut.

“Untuk mencapai itu, saya mengimbau seluruh kabupaten/kota di Sumut harus memiliki Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) guna percepatan akses keuangan di daerah,” ucap Wagubsu saat membuka acara Pasar Keuangan Rakyat (PKR) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumbagut bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkom IJK) Sumut di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (26/10).

Selain TPAKD Provinsi Sumut, sudah dibentuk TPAKD Kabupaten Langkat dan Kabupaten Serdang Bedagai. Ijeck memberikan apresiasi kepada OJK Sumut dan Forkom IJK yang telah menyelenggarakan kegiatan Pasar Keuangan Rakyat 2019 sebagai puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang dicanangkan setiap Oktober oleh Dewan Nasional Keuangan Inklusif.

“Semoga dengan acara ini kita bisa meningkatkan posisi inklusi keuangan Sumut dan literasi keuangan, sehingga pemahaman masyarakat tentang sistem, produk dan jasa keuangan semakin meningkat pula,” ungkap Wagub yang juga akrab disapa Ijeck,.

Ke depannya, Wagub juga berharap OJK Sumut bersama Forkom IJK berkontribusi secara maksimal untuk mendorong perekonomian masyarakat Sumut. Selain itu, mendukung program pemerintah terutama pengembangan sektor pariwisata dan agraris, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh petani, peternak, dan pelaku UMKM.

Advertisement

Sedikitnya ada 75 lembaga jasa keuangan yang memperkenalkan produk dengan beragam keunggulan, seperti produk perbankan, asuransi, pembiayaan, dan lainnya. Pada kesempatan itu,

Wagubsu didampingi Bupati Serdang Bedagai Soekirman, Dirut Bank Sumut M Budi Utomo, Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Sekda Kabupaten Langkat Indra Salahudin menyerahkan dana CSR dari Bank Sumut sebesar Rp265 juta kepada pengurus Masjid Politeknik Negeri Medan.

Selain itu, Bank Syariah Mandiri memberikan Rp100 juta kepada pengurus pesantren modern di Titi Kuning. Lalu, Bukopin memberi kursi ruang tunggu dan tempat sampah kepada SDN 060884.

Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Yusup Ansori, juga mengapresiasi kehadiran Wagubsu. Disampaikan juga, saat ini inklusi keuangan di Sumut sudah mencapai 75,27 %, dari target 75 % di akhir tahun dan literasi keuangan juga sudah lebih dari 35 %.

“Ini harus terus kita tingkatkan, untuk itu sinergi antara pihak regulator dan pemerintah adalah keharusan yang tak boleh ditawar lagi,” tutupnya. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL