Didukung 8 Fraksi, Bamsoet Berpeluang Mulus Jadi Ketua MPR

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
Iklan

JAKARTA – Perebutan kursi Ketua MPR RI masih terus bergulir. Lobi masing-masing kandidat masih berlangsung, terutama Bambang Soesatyo dari Partai Golkar, maupun Ahmad Muzani dari Partai Gerindra.

Sejauh lobi berjalan, Bamsoet yang paling berpeluang mulus menjadi Ketua MPR periode 2019-2024. Setidaknya, ia sudah mengantongi dukungan delapan fraksi untuk menjadi MPR-1.

Hal itu diakui Hidayat Nur Wahid, salah satu calon pimpinan MPR dari Fraksi PKS. Menurutnya, berdasarkan hasil rapat musyawarah mufakat menghasilkan delapan fraksi sudah bulat mendukung Bamsoet.

“Realitanya ada delapan fraksi yang sudah mendukung Bambang Soesatyo sebagai ketua,” ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

iklan

Kata Hidayat, delapan dari sepuluh fraksi termasuk PKS sudah bulat mendukung Bamsoet. Kecuali Gerindra yang memiliki calon ketua yaitu Ahmad Muzani dan DPD yang belum definitif.

Dilanjutkannya, meski DPD belum definitif mendukung salah satu calon, mereka tidak mengusulkan nama lain di luar Bamsoet. “DPD akan menyampaikan pendapatnya tapi sepertinya tidak mengusulkan nama ketua di luar bapak Bambang Soesatyo. Sepertinya tidak ungkapannya seperti belum definitif,” ujarnya.

Senada dengan Hidayat, Ketua Fraksi Partai NasDem di MPR Johnny G Plate menyebutkan 8 fraksi solid mendukung Bamsoet agar menjadi Ketua MPR.

“Seluruh fraksi koalisi ditambah Demokrat, PKS, PAN solid mendukung Pak Bambang Soesatyo. DPD juga mendukung pak Bambang tapi berkonsultasi ke DPD balik. Tapi sepakat dukung Bamsoet,” tutur Johnny.

Delapan fraksi yang mendukung Bamsoet meliputi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara Muzani, sejauh ini hanya mengantongi dukungan dari partainya sendiri, Gerindra. Untuk suara DPD juga belum bulat, karena ada lima syarat yang diajukan kepada kandidat Ketua MPR.

Iklan