Polisi Sudah Periksa 6 Saksi Soal Hilangnya Uang Pemprovsu Rp1,6 Miliar

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Empat pejabat di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diperiksa penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan, Senin (23/9).

Mereka diperiksa terkait kasus hilangnya uang senilai Rp1,6 miliar di parkiran Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Ke empat pegawai yang diperiksa, yakni Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Raja Indra Saleh, Kepala Bagian Anggaran BPKAD Fuad Perkasa, Kepala Bagian Humas di Biro Humas Ichan, dan satu lainnya.

Diketahui, empat saksi datang berbarengan dengan pakaian dinas lengkap. Ke empat anak buah Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi ini diperiksa hampir satu jam.

Usai diperiksa ke empat pegawai Pemprovsu itu tidak mau berkomentar banyak dan mengaku hanya pertemuan bersifat koordinasi.

Advertisement

“Tidak ada apa, bukan pemeriksaan, hanya koordinasi saja dengan penyidik,” kata Kabag Humas Pemprovsu, Ichan.

“Kita doakan saja semoga kasus ini cepat terungkap,” sambungnya sembari meninggalkan Polrestabes Medan dengan menaiki mobil Toyota Kijang Innova.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, saat dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan empat pegawai Pemprovsu tersebut.

“Iya mereka yang diminta sebagai saksi, pemeriksaan mereka untuk menambah keterangan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sebelumnya, tadi pagi dua orang yang dianggap saksi kunci hilangnya uang tersebut diperiksa, yakni Muhammad Aldi selaku Staf Pembantu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Indrawan Ginting, tenaga honorer di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprovsu. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN