“Pentingnya Pelajar Mengetahui Peran Kementerian Perhubungan”

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Staf Ahli Menteri Perhubungan, Umar Aris, menyebutkan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan pengembangan transportasi modern sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan mengutamakan keselamatan dan ramah lingkungan, hal ini terus didorong agar segera direalisasikan.

“Selain itu, pra sarana yang bagus didukung dan harus didorong dengan SDM (Sumber Daya Manusia) yang baik,” ungkapnya di sela-sela acara Perhubungan mengajar ‎serangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 yang berlangsung di Medan Internasional Convention Centre (MICC) Medan, Selasa (3/9).

Acara ‎yang mengusung tema ‘Ajaran Giat Lewat Edukasi (AGiLE)’, Umar kembali menjelaskan fungsi dan tugas dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah membuat regulasi atau peraturan untuk mengatur transportasi di Indonesia di hadapan ribuan pelajar dari berbagai sekolah SMA di Kota Medan ini.

“Kemenhub membuat aturan-aturan tersebut. Di mana, kapal dan pesawat ada juga diatur secara internasional. Termasuk kereta api memiliki standart opersional.‎ Ada semboyan, yang pertama keselamatan, kedua keselamatan, ketiga keselamatan, keempat keamanan dan kelima baru pelayanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Umar mengatakan, kegiatan Perhubungan Mengajar sebagai bentuk kontribusi Kemenhub untuk mengkampanyekan safety saat melakukan perjalanan dengan berbagai jenis alat transportasi. Kegiatan ini merupakan serangkaian acara memperingati hari Perhubungan yang jatuh pada 17 September 2019 mendatang.

Advertisement

“Kita di Medan. Kegiatan serupa juga digelar serentak di 33 provinsi lain di Indonesia. Disini kita memberitahukan bahwa Kementerian Perhubungan memberikan konektivitas antara satu pulau ke pulau lain di Indonesia. Tugas Kementerian Perhubungan menghubungkan itu, dari pesawat, kapal dan lainnya,” urainya.

Untuk menghadapi revolution 4.0, Umar mengungkapkan Kementerian Perhubungan terus menggali potensi SDM dengan mengikuti perkembangan teknologi dan zaman. Dengan kegiatan para milenial yang hadir ini, dapat menghadapi era digital tersebut. “Tuntutan teknologi itu, kita sedang melakukan langkah-langkah itu untuk perkembangan transportasi kita, termasuk kita meningkatkan SDM-nya,” pungkasnya.

Untuk Wilayah Sumatera Utara, kegiatan Perhubungan Mengajar dikoordinir oleh ‎Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan. Selain menghadirkan Umar Aris, acara tersebut juga menghadirkan narasumber lainnya, yakni ‎Direktur ATKP Medan, Suyatmo, Senior Manager Of Operation and Service KNIA, Muhammad Suwito dan Nelson WI Utama.

Direktur ATKP Medan, Suyatmo ST SPd MT, menjelaskan Program Perhubungan Mengajar tersebut, memiliki misi untuk memberikan pengajaran kepada masyarakat umum dan khususnya generasi milenial tentang pentingnya keselamatan dalam transportasi.

“Sekaligus juga memberikan teladan yang baik dalam bertransportasi, serta meningkatkan kesadaran generasi milenial akan prilaku aman dan nyaman serta paham dan taat dalam bertransportasi,” terangnya.

Dengan digelarnya kegiatan ini, Suyatmo berharap
para generasi milenial bisa mengambil nilai yang baik untuk menjadi teladan bagi orang lain dalam bertransportasi yang baik. Hal itu, demi keselamatan dalam melakukan perjalanan dengan menggunakan segala bentuk kenderaan.

“Kemudian bisa menjadi pionir SDM unggul yang memahami akan pentingnya keselamatan bertransportasi dan juga bisa menjadi penyampai pesan dengan mengedukasi masyarakat. Ini sesuai dengan tema Perhubungan Mengajar yaitu AGILE,” tandas Suyatmo.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN