BMKG: Kondisi Udara di Medan dan Deliserdang Tidak Sehat

(WOL Photo/Ega Ibra)

MEDAN, Waspada.co.id – Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Deliserdang menyatakan bahwa kondisi udara di Kota Medan dan Deliserdang tidak sehat akibat kabut asap.

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Deliserdang menyatakan bahwa kondisi tidak sehat tersebut dikeluarkan berdasarkan Monitoring Partikulate Matter (PM 10) Harian.

Partikulat (PM 10) adalah pertikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron (mikrometer). Nilai Ambang Batas (NAB) adalah batas konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan berada dalam udara ambien yaitu NAB PM 10 = 150 ugram/m3.

“Kondisi Tidak sehat kita keluarkan itu berdasarkan pantauan kualitas udara di Deliserdang dan Medan hari ini,” ujar Forecaster On Duty Kualanamu, Yolanda, Senin (23/9).

“Jadi, dapat disimpulkan bahwa umumnya konsentrasi Partikulate PM 10 di Wilayah Medan dalam kondisi tidak sehat berkisar antara 153.1-163 ugram/m3,” terangnya.

Advertisement

Terkait sampai kapan status tersebut berakhir, Yolanda menuturkan hal tersebut tergantung dari kepekaan kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

“Karena, sepanjang masih ada kebakaran hutan dan lahan, status ini masih terus berlaku untuk Medan dan Deliserdang. Sementara jarak pandang yang kami pantau di Kualanamu paling rendah 700 meter,” tuturnya.

“Oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar memakai masker pelindung,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN