Setelah Pogba, Giliran Rashford Jadi Korban Rasisme

foto: manutd

MANCHESTER, Waspada.co.id – Perlakuan rasisme muncul lagi setelah Manchester United kembali gagal menang. Kali ini, pemain yang menjadi korbannya adalah Marcus Rashford.

Pada pekan ketiga Liga Premier di Old Trafford, Sabtu (24/8), Setan Merah kalah 1-2 dari Crystal Palace. Sempat tertinggal gol Jordan Ayew, United punya kesempatan menyamakan skor di menit 71 lewat titik penalti. Hanya saja, tendangan Marcus Rashford membentu mistar gawang.

Meski mampu menyamakan skor lewat Daniel James, United tetap kalah karena gol telat Patrick van Aanholt di masa injury time. Sehabis pertandingan, fans yang kesal dengan kekalahan tersebut menyasar Rashford sebagai target ujaran berbau rasis di media sosial.

Perlakuan rasis juga dialami Paul Pogba saat gagal mengeksekusi penalti di laga kontra Wolverhampton Wanderers yang berakhir imbang 1-1. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer pun sampai tak habis pikir dengan pelaku rasisme di media sosial dan menyebut mereka sebagai pengecut.

“Ini masih sama seperti yang kami bicarakan sebelum laga akhir pekan, rasisme perlu dihentikan,” ujar pelatih asal Norwegia tersebut, Minggu (25/8).

Advertisement

“Saya tak bisa berkata-kata. Mereka bersembunyi di balik ID palsu dan ini gila kami masih saja membicarakan rasisme di tahun 2019,” serunya kesal.

Sebelum laga melawan Palace, MU dan platform media sosial Twitter komit bersama-sama memerangi aksi rasisme di ranah dunia maya. (wol/aa/espn/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL