Poldasu Tunggu Hasil Audit BPKP Soal Dugaan Korupsi DBH PBB Labura dan Labusel

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana. (foto: Sinar Pagi Indonesia)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi Bangunan (PBB) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Labuhanbatu Selatan (Labusel) belum juga rampung.

Pihak Dit Reskrimsus Polda Sumut yang menangani kasus ini masih menunggu hasil audit kerugian negara dari pihak Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumut.

“Masih menunggu hasil BPKP,” sebut Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, Rabu (31/7).

Sementara itu, Humas BPKP Perwakilan Sumut, Efendi Damanik, ketika dikonfirmasi mengaku hasil audit kerugian negara kasus dugaan korupsi DBH PBB Pemerintah Kabupaten Labura dan Labusel, hingga kini belum kelar.

“Audit dugaan korupsi DBH PBB Pemkab Labura dan Labusel masih dalam proses,” sebutnya.

iklan

Efendi sendiri juga belum bisa memastikan kapan waktu audit selesai. Namun pihaknya masih terus bekerja dalam mengaudit kasus tersebut.

“Belum bisa dipastikan kapan audit selesai,” ucapnya.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut melakukan penggeledahan kantor BPKAD Pemkab Labura dan Labusel. Penggeledahan kedua kantor itu guna mengembangkan kasus tersebut, Kamis (18/7) lalu.

“Ada kita sita barang bukti. Bukti itu nanti bisa dapat membantu penyidikan terbaru,” sebut Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana.

Rony sendiri berharap hasil audit cepat terselesaikan hingga pihaknya juga dapat menyelesaikan kasus dugaan korupsi ini. “Doakan saja biar cepat selesai dan biar bisa ditetapkan tersangkanya,” ungkapnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan