Menlu: Presiden Jokowi Menaruh Harapan pada Diaspora Indonesia

Menlu RI Retno Lestari Priansari Marsudi (Foto: Fahreza Rizky)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki perhatian khusus untuk diaspora Indonesia. Terlihat dalam pidato bertajuk “Visi Indonesia” yang dibacakan Kepala Negara pada 14 Juli 2019 lalu.

Hal itu diungkapkan Retno saat menghadiri Kongres ke-5 Diaspora Indonesia atau The Fifth Congress of Indonesian Diaspora (CID-5) yang digelar di Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (10/8/2019).

“Teman-teman tahu apa yang menarik dari pidato presiden tersebut, ada satu kata yang secara khusus disebut Presiden, yaitu kata diaspora,” ucap Retno.

“Saya yakin pada saat Presiden menyebut diaspora ini adalah pengakuan dan penghargaan sekaligus pengharapan pada diaspora Indonesia,” sambung dia.

Advertisement

Retno menuturkan, Jokowi menitikberatkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada periode kedua pemerintahannya. Karena itu, diaspora menjadi salah satu yang sangat diperhatikan oleh Kepala Negara.

“Artinya, sudah ada perintah dari Presiden untuk memberikan dukungan bagi diaspora Indonesia. Jadi Insya Allah aspirasi teman-teman akan kita catat dengan baik dan Insya Allah akan terus dilanjutkan,” ujar Retno.

Dalam pidato bertajuk “Visi Indonesia” pada 14 Juli 2019, Presiden Jokowi memang benar menyebut kata diaspora. Kepala Negara mengatakan akan memerhatikan diaspora Indonesia khususnya terkait pembangunan talenta.