Kampanye Budaya Anti “Ngaret”

Antropolog, Dosen dan Ketua Departemen Antropologi Sosial FISIP Universitas Sumatera Utara, Dr. Fikarwin Zuska, M.Ant memberikan pemaparan tentang budaya tidak tepat waktu yang biasa disebut "ngaret" saat kegiatan kampanye #antingaret, di Medan, Selasa (13/8). Kegiatan yang digagas oleh Grab Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dalam hal ketepatan waktu. (WOL Photo/Ega Ibra)
Marketing Manager 2-Wheel, Grab Indonesia, Wawan Maulana (kanan) bersama Antropolog, Dosen dan Ketua Departemen Antropologi Sosial FISIP Universitas Sumatera Utara, Dr. Fikarwin Zuska, M.Ant (tengah) dan City Manager 2-Wheel, Medan, Grab Indonesia, Ken Pratama (kiri) memberikan pemaparan tentang budaya tidak tepat waktu yang biasa disebut “ngaret” saat kegiatan kampanye #antingaret, di Medan, Selasa (13/8). Kegiatan yang digagas oleh Grab Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dalam hal ketepatan waktu. (WOL Photo/Ega Ibra)
Advertisement