272 Casis Polri Ikuti Diktuk di Hinai Langkat

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Sejumlah 272 Casis Polri (Polki) mengikuti Diktuk Bintara 2019/2020 di SPN Hinai, Langkat. Sedangkan Casis Polisi Wanita (Polwan) sebanyak 15 orang mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Wanita di Ciputat, Jakarta.

“Yang masuk SPN Hinai untuk mengikuti pendidikan hari ini, hanya casis Polki, sedangkan casis Polwan di Ciputat,” jelas Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, di Medan, Selasa (6/8).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sangat menaruh harapan besar Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri tahun 2019/2020 dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) Polri.

“Melalui program pendidikan ini, diharapkan akan terbentuk personel yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang unggul, serta menampilkan sikap dan perilaku yang luhur dalam mendukung keberhasilan pelaksaan tugas,” ujar Kapolri dalam amanatnya dibacakan Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Eko Kristian.

Amanat itu dibacakan pada kegiatan hari pertama masuknya calon siswa (casis) Bintara Polda Sumut ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai, Langkat. Casis di seluruh Indonesia mengikuti Diktuk secara serentak di tanah air.

Advertisement

Diungkapkan, dalam upacara peringatan HUT ke-73 Bhayangkara, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan lima instruksi, salah satu diantaranya adalah peningkatan SDM Polri. Dengan jumlah 353.000 orang atau 80 persen dari jumlah total anggota Polri, Bintara Polri menjadi etalase institusi di mata publik.

“Selain itu, mereka juga bertugas pada garis terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Hal tersebut semakin menegaskan Diktuk Bintara menjadi aspek penting dalam mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional, modern dan terpecaya (Promoter).

“Dalam memendam yang penuh dengan kebanggaan ini, saya mengucapkan selamat kepada 8.875 calon Bhayangkara siswa, terdiri atas 8.475 pria (Polki) dan 400 wanita (Polwan) yang dinyatakan lulus untuk mengikuti Diktuk Bintara Polri secara serentak selama tujuh bulan,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN