Pemko Medan Lakukan Pelatihan Manajemen Pelayanan Perparkiran

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Guna menciptakan aparatur yang memiliki standar pelayanan yang baik dalam pemgelolaan parkir sesuai standar pelayanan perpakiran, Pemko Medan akan melakukan pengawasan terhadap penyediaan fasilitas parkir yang disediakan oleh masyarakat, swasta, maupun pemerintah daerah agar meningkatnya retribusi daerah.

Hal ini diungkap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin diwakili Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat saat membuka Pelatihan Manajemen Pelayanan Perparkiran di Lingkungan Pemerintahan Kota Medan di Saka Hotel Jalan Gagak Hitam Nomor 14, Senin (8/7).

Lebih lanjut Asmum menjelaskan, bahwa Medan dirancang sebagai kota jasa. Pembangunan pusat-pusat jasa semakin berkembang dari waktu ke waktu di kota yang tercinta ini, seperti pendidikan, kesehatan, dan perdagangan. Kondisi ini menjadikan Kota Medan sebagai magnet bagi daerah-daerah, baik di lingkar luar Kota Medan dan dalam Provinsi Sumut, serta dari luar Provinsi Sumut, untuk datang ke Kota Medan dengan berbagai alasannya masing-masing.

“Tidak mengherankan bila arus komuter di Kota Medan mencapai kurang lebih 500.000 jiwa per harinya. Dimana bisa kita rasakan bahwa penduduk Kota Medan ini lebih banyak di. siang hari di banding malam hari. Ada yang untuk bekerja ataupun sekedar berwisata di Kota Medan. Kondisi seperti ini tentunya menimbulkan tarikan perjalanan yang tinggi dan tentunya juga kebutuhan ruang parkir yang nyaman dan aman,” jelasnya.

Di samping itu, Rendward mengungkapkan peningkatan volume kendaraan yang tidak seimbang dengan ketersediaan jalan serta lahan parkir juga menjadi permasalahan tersendiri yang sedang dialami kota ini.

Advertisement

“Kerap kali kita melihat beberapa kendaraan parkir di badan jalan sehingga mengurangi lebar jalan dan mengurangi kapasitas jalan, akibatnya mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ungkap Renward.

Untuk itu, Asmum menambahkan, sudah seharusnya kita memikirkan bagaimana manajemen peparkiran yang efektif untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengguna fasilitas.

“Saya berharap melalui pelatihan ini para peserta menjadi lebih memahami bagaimana manajemen pelayanan perparkiran yang efektif sehingga dampak sosial yang ditimbulkan karena kondisi perparkiran tersebut dapat diminimalisir,” tukasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN