PDIP: Kemenangan Pemilu Bukan Hasil Individu!

(Foto: Avirista/Okezone)
Iklan
agregasi

 

MALANG – Meski memperoleh kemenangan di Pemilu Presiden dan Legislatif, PDI Perjuangan tetap akan mengevaluasi kinerja struktur organisasinya. Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat menyatakan evaluasi tetap harus dilakukan menyeluruh pasca gelaran Pemilu 2019.

“Sesuai instruksi, kita akan tetap evaluasi seluruh struktur di semua kepemimpinan di tingkat DPC (Dewan Pimpinan Cabang) dan DPD (Dewan Pimpinan Daerah)” ungkap Djarot Syaiful Hidayat, saat membuka konferensi cabang (Konfercab) PDI Perjuangan di Kota Malang, pada Minggu (7/7/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun meminta seluruh struktur PDI Perjuangan baik tingkat DPD hingga ranting untuk tidak berpuas diri dengan hasil yang didapatkan di pemilu.

“Kemenangan ini bukan hasil individu, tapi betul-betul, semangat gotong royong ini yang perlu kita ingatkan. Kita tidak ingin sejarah tahun 99 terulang kembali. PDI menang besar, lupa diri dan tidak bekerja keras, hingga dihukum oleh rakyat,” tutur pria kelahiran Magelang ini.

iklan

Djarot pun mengingatkan pengurus DPD dan DPC untuk terus berjuang bersama rakyat, sesuai ideologi partai, dan terus turun mendengarkan aspirasi rakyat di bawah. “Kemenangan ini jadi semangat untuk kita semua untuk selalu turun dan menyerap aspirasi rakyat. Berjuang tetap di jalan ideologi partai,” kata dia.

Saat ini PDI Perjuangan tengah melakukan konferensi cabang (Konfercab) untuk memilih struktur organisasi di tingkat DPC di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Kota Malang sendiri ditunjuk menjadi tuan rumah dari 13 DPC yang menggelar Konfercab yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Bondowoso.

Kemudian ada Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Jember Kabupaten Lumajang, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, serta kota Kediri.

Konfercab tersebut digelar serentak oleh 38 DPC di seluruh Jawa Timur dengan tiga kota tuan rumah yakni Kota Surabaya untuk zona 1, Kota Malang untuk zona 2, dan Kota Madiun untuk zona 3.

Iklan