DPRD: Penggunaan Dana Kelurahan Harus Transparan

Anggota Komisi IV DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong. (WOL Photo/muhammad rizki)

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong, mengingatkan lurah se-Kota Medan agar menggunakan anggaran dana kelurahan secara transparan. Sehingga, dana sebesar Rp656 juta lebih di setiap kelurahan supaya dimanfaatkan semaksimal mungkin dan pengerjaan sesuai teknis dan skala prioritas.

“Kita ingatkan para lurah dan camat agar cerdas dan hati-hati menggunakan anggaran dimaksud. Jangan sampai terjadi penyalahgunaan dan ajang korupsi. Harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat umum,” tegasnya usai rapat paripurna HUT Kota Medan ke-429, Jumat (28/6).

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan itu menambahkan, lurah juga harus mempublikasikan kepada masyarakat umum, di mana dan jenis pengerjaan apa penggunaan dana kelurahan itu. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui dan tentu lebih mudah mengawasinya.

“Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Kita tidak ingin, penggunaan dana nantinya bermasalah dan menjadi temuan. Penggunaan anggaran kiranya bermanfaat untuk peningkatan pembangunan,” jelasnya.

Di samping itu, Parlaungan juga berharap agar proyek yang dikerjakan skala prioritas dan berkoordinasi dengan Dinas PU sehingga tidak terjadi proyek tumpang tindih. “Lurah harus cermat menyahuti keluhan masyarakat saat pelaksanaan reses DPRD Medan,” tambahnya.

Advertisement

Sebagaimana diketahui, di 2019 ini, Pemko Medan mendapat dana kelurahan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat sebesar Rp53,2 miliar lebih. Di tambah lagi dana pendamping dari APBD Pemko Medan sebesar Rp46 miliar lebih dan total keseluruhan sekitar Rp99,2 miliar lebih. Maka, untuk 151 kelurahan di Kota Medan masing-masing kelurahan mendapat jatah Rp656 miliar lebih.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN