Mahasiswa FISIP USU Minta Dosen Cabul Dipecat

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara berunjuk rasa meminta agar dosen berinisal HS yang berbuat tindak pelecehan seksual dipecat.

“Kami menilai hukuman yang diberikan tak cukup hanya peringatan, tapi pemecatan. Jika tidak, kasus seperti ini akan terulang lagi,” ungkap Ari Cahya selaku Gubernur Pema FISIP USU saat menyampaikan orasinya, Senin (27/5).

Menurutnya, kasus pelecehan seksual di kampus USU yang sudah dilakukan HS tiga kali setelah ada pengakuan korban.

“Pelaku pelecehan berdalih melakukan survei ke luar kampus dengan mengajak mahasiswi yang akan menjadi korbannya. Korban mendiamkan karena merasa malu dan takut. Hingga akhirnya kejadian memalukan itu didiamkan begitu saja. Baru korban ke tiga inilah muncul pengakuan,” sebutnya.

Ke depannya, Ari mengungkapkan agar kasus pelecahan seksual yang dilakukan dosen kepada mahasiswa agar tidak terulang kembali. Sebab, kasus pelecehan seksual telah mencoreng nama baik kampus.

iklan

“Kami meminta agar adanya regulasi tegas terhadap para dosen yang melakukan tindak pelecehan seksual. Tidak hanya diberikan peringatan namun harus dipecat,” pungkasnya.

Pantauan Waspada Online di lapangan, unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di Gedung FISIP USU berjalan tertib dan aman. Terlihat para mahasiswa memasang spanduk agar dosen cabul dipecat.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan