Poldasu Bekuk Pengusaha Sawit Pengemplang Pajak Rp450 Miliar

Ilustrasi
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Setelah menjalani proses pemeriksaan selama hampir dua hari, akhirnya inisial Hs (45), pengusaha pengemplang pajak diduga sebesar Rp450 miliar ditahan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dit Reskrimsus Poldasu. Penahanan dilakukan sejak Kamis (4/4) malam.

“Yang bersangkutan (Hs, red), sudah ditahan di dalam sel Mapoldasu, kasusnya ditangani PPNS,” ujar Direktur Reskrimsus Poldasu, Kombes Rony Samtana, Jumat (5/4).

Namun, mantan penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) itu tidak menyebut besaran pajak yang tidak dibayarkan tersangka kepada negara.

“Kalau soal itu bisa ditanya ke Ditjen Pajak. Kami hanya membantu memfasilitasi untuk penyidikannya. Mereka menyerahkan tersangka Hs untuk dilakukan pemeriksaan, yang jelas Hs sudah ditahan,” terangnya.

Petugas yang ikut menangkap dan tidak bersedia disebut namanya menyebutkan, pengusaha Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan eksportir CPO itu ditangkap pihak intelijen tertinggi pada Rabu (3/4) di kawasan Jalan Gaharu, tepatnya di simpang Jalan Sejati, saat mengendarai mobil Lexus BK 1143 EG.

iklan

“Penangkapan dilakukan bekerja sama dengan pihak Dirjen Pajak karena tersangka pengusaha turunan Tionghoa itu diduga tidak membayar pajak senilai Rp450 miliar,” sebutnya.

Tersangka Hs disebut-sebut sebagai pemilik PKS (Pabrik Kelapa Sawit) PT Agrindo Sumatera yang memproduksi CPO beralamat di Jalan Serba jadi, Desa Karang Tengah, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdangbedagai. Selain PKS, dia juga diduga memiliki sejumlah perusahaan di Sumut.

Namun, dengan adanya dugaan pengemplangan pajak, sehingga pabrik kelapa sawit itu dialihkan atas nama orang lain.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan