“Mari Bangun Pondasi Keislaman di Sanubari Setiap Muslim”

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Hari ini satu lagi rumah Allah berdiri kokoh di Kota Medan yaitu Mesjid Syiar Islam. Dengan peresmian masjid ini, diharapkan akan semakin menambah kecintaan umat Islam kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kecintaan terhadap sosok Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kecintaan terhadap Al Quran Nur Karim, kecintaan terhadap masjid, beserta seluruh unsur yang ada di dalam rumah Allah Mesjid Syiar Islam yang mulia ini.

Demikian dikatakan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam sambutan meresmikan Mesjid Syiar Islam di Jalan M Nawi Harahap Kelurahan Siti Rejo III Kecamatan Medan Amplas, Jumat (26/4).

“Masjid yang mampu tegak berdiri ini, saya harapkan akan semakin kokoh berdiri membangun pondasi keislaman di sanubari setiap muslim yang di Medan Amplas ini,” ungkapnya.

Dikatakan Eldin, Mesjid Syiar Islam ini tidak akan sanggup berdiri tanpa bantuan dari umat muslim yang ikhlas. “Saya berharap setelah diresmikannya masjid ini akan senantiasa diisi dengan aktivitas keagamaan. Dan jangan biarkan kosong melompong tanpa syiar agama didalam,” imbuhnya.

Jadikanlah masjid ini sebagai centrum segala aktivitas masyarakat sekitar, apakah sebagai pusat kegiatan keagamaan, maupun pusat keragaman aktivitas lainnya. “Didik diri kita dan anak cucu untuk mencintai masjid. Karena merekalah yang kelak akan menjaga kelangsungan masjid ini, jika kita telah tiada,” sebutnya.

Advertisement

Sebelumnya tokoh masyarakat Kelurahan Sitirejo III Kecamatan Medan Amplas, Muhammad Ridho, mengucapkan syukur alhamdulillah karena telah berdiri dengan kokoh sebuah Mesjid Syiar Islam.

“Semua ini merupakan bentuk cita-cita masyarakat yang ada di Lingkungan IV Kelurahan Siti Rejo III Kecamatan Medan Amplas,” ungkapnya.

Mewakili masyarakat yang ada di lingkungan tersebut, Muhammad Ridho sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sekaligus berterima kasih kepada seluruh panitia pembangunan yang telah berupaya dan bekerja keras untuk mewujudkan dan menghadirikan satu rumah ibadah yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sarana tempat kita beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sekaligus momentum menjelang Ramadhan.

Sementara itu Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Syiar Islam Bakti Lubis dalam laporannya mengatakan, dasar pertimbangan dibangunnya masjid ini karena masjid lama sudah tidak layak, terasnya persis di atas drainase. Di samping itu keamanan jemaah juga tidak terjamin. Di mana pernah ada seorang jemaah yang tertabrak mobil, karena keberadaannya sangat dekat dengan jalan.

“Pertimbangan selanjutnya, perkembangan jemaah yang semakin hari semakin bertambah. Sehingga masyarakat dan jemaah bermusyawarah untuk membangun masjid yang lebih besar lagi,” terangnya.

Pembangunan mesjid ini menelan biaya sebesar Rp2,177 miliar lebih. Sedangkan biaya yang terkumpul sebesar Rp2,167 miliar lebih. Sehingga panitia masih berhutang kepada panglong sebesar lebih kurang Rp81 juta.

“Harapan kami dari panitia, ada jalan keluarnya,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN