Dibantarkan di RS Polri, Penyakit Romi Masih Misterius

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang (foto: Heru/Okezone)

JAKARTA – Eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi hingga saat ini masih dibantarkan penahanannya lantaran sakit misterius yang dideritanya di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dikatakan sakit misterius itu lantaran, sampai dewasa ini belum diketahui apa penyakit yang diderita Romi hingga akhirnya masa penahanannya dalam kasus kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) dibantarkan.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang pun juga enggan mengungkap apa diagnosa penyakit Romi. Namun, dia memastikan Anggota Komisi XI DPR RI masih dirawat di RS Polri.

“Jadi kemudian ditanya sakit apa, kami tak bisa kemudian lebih detail lagi,” kata Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Kendati begitu, Saut menuturkan, pihaknya tidak akan main-main dalam memberikan pembantaran kepada seorang tersangka apabila tidak menderita sakit.

“Kami melakukan proses jika orang memang kalau dia tidak fit. Ada rumusnya to fit to standing in trial,” tutur Saut.

Advertisement

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin. ‎ Keduanya diduga sebagai pemberi suap terhadap Romi.

Dalam perkara ini, Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin diduga telah menyuap Romi untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. Adapun, Muhammad Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris, mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

Untuk memuluskan proses seleksi jabatan tersebut, ‎Muafaq dan Haris mendatangi kediaman Romi dan menyerahkan uang sebesar Rp250 juta pada 6 Februari 2019, sesuai dengan komitmen sebelumnya. Saat itu, KPK menduga telah terjadi pemberian suap tahap pertama.