19 Ribu Lebih Warga Binaan Tak Bisa Nyoblos

Ilustrasi/WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Sejumlah 19 ribuan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan (Lapas-Rutan) di wilayah Sumatera Utara tidak dapat menggunakan hak pilihnya dalam kontestasi pemilihan presiden dan pemilihan legislatif, Rabu (17/4).

“Dari total warga binaan 34.644 orang yang menjalani pembinaan di lapas dan rutan, hanya 15.268 warga binaan yang bisa menggunakan hak pilihnya,” ungkap Kakanwil Kemenkum dan HAM Sumatera Utara, Dewa Putu Gede, Kamis (18/4).

Menurutnya, para warga binaan seharusnya juga mendapatkan hak yang sama dengan warga negara lain untuk memilih tanpa pengecualian. Kalau kewenangan itu ditangan Kakanwil, Kadiv serta Kalapas, pasti pihaknya akan memberikan kesempatan pada warga binaan untuk menggunakan hak pilihnya.

“Tapi karena ini sudah aturannya dan disesuaikan dengan perekaman kependudukan hanya yang memenuhi persyaratan yang bisa menyalurkan aspirasi politiknya,” pungkas Dewa. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Advertisement