Polrestabes “Gulung” Sindikat Gelapkan Aset PT Sinar Mas

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – PT Sinarmas Multi Finance Cabang Medan mengapresiasi kinerja Polrestabes Medan atas pengungkapan kasus pemalsuan data dan penipuan yang merugikan perusahaan senilai Rp166 juta. Di mana tersangka Dedi Iman Syahputra (44) alias Iman yang tinggal di Jalan Flamboyan, Komplek TMI Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, telah ditangkap, Senin (25/3) malam.

Branch Manager PT Sinarmas Cabang Medan, Rudiat Sirait, mengatakan kasus penipuan tersebut baru kali ini terjadi di perusahaan mereka. Sebab, pada dasarnya mereka tidak mengira tersangka Dedi akan menggelapkan barang bukti 1 unit Avanza type G tahun 2014.

“Sewaktu kita verifikasi berkas, semua terlihat seperti biasanya calon nasabah yang mau ajukan peminjaman. Tapi ketika jatuh tempo pembayaran, tersangka Dedi tidak memenuhi tanggung jawabnya. Kemudian saya langsung membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan LP/2851/XII/2018/SPKT RESTABES MEDAN tanggal 26 Desember 2018,” jelasnya kepada sejumlah awak media, Jumat (29/3).

Lebih lanjut Rudiart Sirait menyebutkan, pihaknya tidak akan berdamai terhadap nasabah yang mencoba mau lakukan penggelapan atau penipuan kepada PT Sinarmas. Sebab, ketika akad kredit terjadi, berkas yang ditanda tangani para nasabah sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Peristiwa penangkapan ini kita harapkan menjadi bahan refleksi para nasabah agar memikir dua kali sebelum melakukan tindakan penipuan ataupun tindakan yang melanggar hukum lainnya,” ujanya.

iklan

Untuk diketahui, saat ini tersangka Dedi Iman Syahputra beserta rekannya Rian telah ditahan di Polrestabes Medan. Sementara dua lagi inisial NS dan DP masih Daftar Pencarian Orang (DPO).

Untuk pasal yang disangkakan, keduanya terjerat Pasal 35 UU RI Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dan atau Pasal 378 KUHP.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan