Kewenangan KPK Terbatas Tangkap Pelaku Politik Uang

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif. (foto: suara)

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengakui lembaganya kerap mendapat laporan politik uang dalam kampanye calon Anggota legislatif.

Padahal kata Laode, tak semua praktek suap bisa dilakukan oleh KPK.

“Banyak yang lapor politik uang ke KPK. Padahal kewenangan KPK terbatas. Kalau dari segi subyek haruslah penyelenggara negara. Kalau masih calon penyelenggara negara belum bisa kami tindak,” kata Laode di KPK, kemarin.

Kemudian, dari segi objek, jumlah uang haruslah lebih dari Rp 1 miliar. Bila kurang dari jumlah tersebut, maka KPK akan menyerahkan laporan kepada pihak yang berwenang.

“Misal bukan penyelenggara negara dan lebih Rp 1 miliar kami serahkan ke polisi dan Kejaksaan. Jadi memang tak semua kasus politik uang bisa diselesaikan KPK,” tutur Syarif.

Advertisement

Oleh karena itu, Laode mengimbau kepada masyarakat agar tidak meminta uang kepada para calon anggota legislatif baik tingkat daerah maupun pusat.

“Kepada masyarakat sekali lagi kami imbau bahwa anggota DPR atau DPRD yang terpilih adalah yang baik. Oleh karena itu jangan meminta uang,” tandasnya. (inilah/ags/data1)