Kasus Ketua KNPI Sumut “Meredup” di Poldasu

Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso SE, MSp (sumber: harianandalas)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus pelanggaran Undang Undang (UU) Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang menjerat Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso, sepertinya mulai “meredup” di Mapolda Sumut.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, setiap ditanya terkait kasus tersebut, terkesan enggan memberikan informasi kepada wartawan. Selalu mengatakan masih dalam proses, namun sejauh mana proses yang dilakukan tidak disebutnya.

Ketika ditanya kapan penyidik Subdit V/Cyber Crime melayangkan panggilan kedua kepada Ketua KNPI Sumut, Rony enggan membeberkan. Demikian juga ketika disinggung soal setatus Sugiat Santoso apakah sudah berubah dari saksi menjadi tersangka, Rony tidak menjawab, Senin (11/3).

Sebelumnya, Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso mangkir dari panggilan penyidik pada Selasa (26/2).

“Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso tidak menghadiri panggilan pada Selasa (26/2) kemarin,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Rabu (27/2).

iklan

Menurut Nainggolan, ketidak hadiran Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso tidak diketahui penyebabnya karena tanpa pemberitahuan ke penyidik.

“Tidak ada pemberitahuan dari Ketua KNPI Sumut. Kita akan layangkan panggilan kedua,” terang Nainggolan.

Dikatakan, kasus pelanggaran Undang Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) Ketua KNPI Sumut, Sugiat sudah di tingkatkan ke penyidikan.

Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso diproses Subdit V/Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut karena pernyataannya menyebut, kasus PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) merupakan bentuk kriminalisasi terhadap keluarga H Anif.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Iklan