DPRD Medan Dukung Normalisasi Kawasan Lapangan Merdeka

Dame Duma Sari Hutagalung./Ist

MEDAN, Waspada.co.id – Sekretaris Komisi C DPRD Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, mendukung sepenuhnya wacana Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang ingin mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka seperti sediakala. Pasalnya keberadaan cafe atau usaha jajanan yang ada di sekitar lapangan tersebut dianggap menghilangkan ciri khas salah satu ikon di Kota Medan ini.

“Saya mendukung apa yang diwacanakan Pak Gubsu Edy Rahmayadi. Karena kita sama-sama tahu, dulunya Lapangan Merdeka itu tempat masyarakat Kota Medan berkumpul bersama keluarga atau teman di saat weekend. Apakah itu berolahraga atau hanya sekedar untuk menikmati rimbunnya hutan kota,” ungkapnya, Sabtu (16/2).

Dikatakan Duma, di Kota Medan sangat minim keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Jikapun ada, lambat laun semua itu akan beralih fungsi menjadi gedung bertingkat atau lainnya.

“Warga Kota Medan butuh tempat untuk melepaskan penat setelah sepekan beraktivitas. Maunya kita, lahan Pemko Medan yang belum difungsikan sepenuhnya agar diubah menjadi RTH. Contohnya tanah kosong yang di samping Plaza Medan Fair. Nah, pedagang kaki lima yang ada di seputaran itu bisa ditata di dalamnya. Kan menambah nilai ekonomis bagi kedua belah pihak (Pemko Medan dan Pedagang),” ujarnya.

Lebih lanjut politisi Gerindra ini menambahkan, sejatinya ia mendukung para investor atau pelaku usaha yang ingin mengembangkan kota ini. Terlebih lagi, pelaku usaha yang sudah menanamkan modalnya pada pengelola Merdeka Walk. Dan tugas Pemko Medan lah mencari solusinya, agar tidak muncul lagi masalah baru seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).

Advertisement

“Dulu kita ada Kesawan Square di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Kenapa nggak itu kita bumingkan lagi? Semua usaha yang terkena dampak normalisasi Lapangan Merdeka bisa dipindahkan ke sana. Yang penting buat regulasinya agar tidak ada yang dirugikan, dan bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi,” sarannya.

Ditambahkan, pada dasarnya kita mendukung dunia usaha dan upaya Pemko Medan menata kota ini menjadi lebih baik sesuai dengan tagline-nya Medan Rumah Kita. Tapi harus mengacu pada kaedah dan aturan yang ada. Bukan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN