BPS Catat Ekspor di Sumut Turun 13,46 Persen

Ilustrasi/WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) wilayah Sumatera Utara mencatat nilai ekspor melalui pelabuhan muat di Sumut November 2018 mengalami penurunan dibandingkan Oktober 2018, yaitu dari US$817,60 juta menjadi US$707,51 juta atau turun sebesar 13,46 persen.

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi menuturkan dibandingkan dengan bulan November 2017, ekspor Sumatera Utara mengalami penurunan sebesar 10,09 persen.

“Kenaikan terbesar nilai ekspor Sumatera Utara pada November 2018 terhadap Oktober 2018 terjadi pada golongan kopi, teh, rempah-rempah (HS 09) sebesar US$11,24 juta (37,11 %) diikuti tembakau (HS 24) sebesar US$4,20 juta (17,13%),” tuturnya kepada Waspada Online, Kamis (3/1).

Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada golongan lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$27,08 juta (-9,54%), diikuti berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$17,03 juta (-18,56%), Ekspor ke Tiongkok pada November 2018 merupakan yang terbesar yaitu US$94,59 juta, diikuti Amerika Serikat sebesar US$73,64 juta, dan Jepang sebesar US$45,01 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 30,14 persen.

“Menurut kelompok negara tujuan ekspor pada November 2018,þ ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan yang terbesar dengan nilai US$237,85 juta (33,62 persen),” pungkasnya. (wol/eko/data2)

Advertisement

Editor: Agus Utama